Sains

Diserang Walrus, Perahu Militer Rusia Tenggelam

Meski perahu militer tenggelam, semua peneliti di dalamnya berhasil selamat.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi walrus. (Pixabay/ skeeze)
Ilustrasi walrus. (Pixabay/ skeeze)

Hitekno.com - Tak ada yang menyangka, seekor hewan yang mirip dengan anjing laut justru dapat menenggelamkan salah satu perahu militer Rusia. Para ilmuwan yang berangkat dalam misi penelitian di Kutub Utara harus merasakan serangan dari walrus ketika akan mendarat di sebuah pulau.

Untuk menuju ke tempat penelitian, tepatnya di kepulauan Franz Josef Land di Arktik, para ilmuwan harus menumpang di kapal militer Northern Fleet (Armada Utara/ Angkatan Laut Rusia) bernama Altai.

Kapal militer Altai adalah sejenis kapal tugboat atau kapal tunda yang memang ditugaskan untuk berpatroli di sekitar Kutub Utara.

Ilmuwan yang tergabung dalam Russian Geographical Society harus menumpang sebuah perahu militer kecil untuk menyeberang dari tugboat ke pulau tujuan.

Tak disangka, kapal ekspedisi justru diserang oleh seekor walrus betina.

Kapal militer Rusia ini diserang oleh seekor walrus. (Northern Fleet)
Kapal militer Rusia ini diserang oleh seekor walrus. (Northern Fleet)

 

Walrus dikenal sebagai hewan yang sangat agresif dan ketika dewasa, mereka bisa mencapai bobot hingga 1.700 kilogram.

Dalam blog resmi Russian Geographical Society (RGO), peneliti menjelaskan bahwa ada kemungkinan walrus betina yang menyerang mereka adalah seekor induk yang mencoba melindungi anaknya.

Kemungkinan, walrus betina merasa bahwa kedatangan ilmuwan telah masuk ke dalam teritorialnya sehingga bisa membahayakan anak-anaknya.

"Walrus menyerang kapal ekspedisi kami. Salah satu perahu yang membawa kami tenggelam, tetapi tragedi yang lebih mengerikan dapat dihindari karena tindakan cepat serta tegas dari pemimpin pasukan. Semua peneliti dapat mencapai pantai dengan selamat," kata salah satu perwakilan dari RGO dikutip dari Insider.

Walrus bisa sangat agresif jika merasa terancam. (Pixabay/ skeeze)
Walrus bisa sangat agresif jika merasa terancam. (Pixabay/ skeeze)

 

Beberapa peneliti berasumsi bahwa ini ada hubungannya dengan sebuah drone militer yang dioperasikan di dekat wilayah walrus.

Mungkin hewan tersebut cukup terganggu sehingga sangat agresif jika bertemu dengan manusia.

Ini bukan pertama kalinya seekor walrus "berinteraksi" dengan kapal militer Rusia. Pada tahun 2006, seekor walrus kedapatan sedang berjemur di atas kapal selam milik Rusia.

Namun saat itu, walrus nampak baik-baik saja dan masih "berteman baik" dengan kendaraan militer Rusia.

Berita Terkait