Sains

Simpanse Tertua di Eropa Mati, Ini Kisah Hari-hari Terakhirnya

Ternyata ada kisah haru di balik matinya simpanse tertua di Eropa.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi simpanse. (Pixabay/ Simon Bardet)
Ilustrasi simpanse. (Pixabay/ Simon Bardet)

Hitekno.com - Judysimpanse tertua di Eropa dikabarkan telah mati pada usia 49 tahun. Ternyata ada kisah haru di hari terakhir primata ini.

Simpanse itu lahir pada 1972 dan mati di taman nasional di Bussolengo, Veneto, Italia, Rabu (11/8/2021).

Garis genetik Judy telah diwariskan kepada putrinya Valentina dan keponakannya bernama Judith.

Penjaga taman menggambarkan Judy sebagai hewan betina yang selalu memberikan dukungan kepada hewan lainnya dan sering menjaga jarak jika situasi berbahaya muncul.

Taman nasional tersebut membagikan kisah terakhir Judy sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

Dilaporkan bahwa Judy bangun dan sarapan sebelum tidur sebentar di tempat teduh. Simpanse jantan bernama Davidino mendatangi Judy dan mebangunkannya.

Judy menyambutnya dan kedua simpanse itu berjalan tidak jauh sebelum Judy kembali berbaring di bawah pohon, tempat peristirahatan terakhirnya.

Para simpanse yang tinggal bersama Judy menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dan penjaga taman melihat beberapa simpanse yang mencoba membangunkan Judy.

Judy, simpanse tertua mati. [Mirror]
Judy, simpanse tertua mati. [Mirror]

Seorang penjaga taman mengatakan, seekor simpanse bernama Tommy mendekati Judy dan mencoba membangunkannya dengan memeluknya.

Simpanse lain dengan cepat turun tangan karena berpikir Tommy mencoba menyerang simpanse tertua di Eropa.

Tapi, hewan itu menolak untuk melepaskan Judy dan menyeretnya kembali ke kandang.

Simpanse-simpanse itu lantas menarik Judy dan membawanya ke seorang penjaga taman nasional bernama Marco.

Ia berusaha membuat para simpanse kembali ke kandang, tetapi Tommy menolak dan ingin tetap bersama Judy.

Pada saat itu, Marco menyadari bahwa Judy tidak bernapas dan segera memanggil dokter hewan, yang memastikan bahwa Judy sudah mati.

Menurut Caterina Spiezio, kepala penelitian dan sektor konservasi Parco Natura Viva, mencatat bahwa Judy memiliki penglihatan yang buruk karena bertambahnya usia.

"Dia memiliki cara untuk melihat kami setelah mengenali suara kami, dia akan sedikit menyipitkan mata untuk mendapatkan pandangan yang lebih baik," kata Spiezio, dikutip dari Mirror, Kamis (19/8/2021).

Judy, simpanse tertua mati. [Mirror]
Judy, simpanse tertua mati. [Mirror]

Judy termasuk dalam spesies simpanse yang tercatat di Daftar Merah Spesies Terancam Punah International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Spesies ini berasal dari sabana Afrika, di mana ancaman terbesar mencakup perburuan, hilangnya habitat, dan penyakit.

Menurut situs web konservasionis dan pakar simpanse Jane Goodall, simpanse jarang hidup lebih dari 50 tahun di alam liar.

Sementara simpanse yang hidup di penangkaran bisa bertahan hingga lebih dari 60 tahun.

Itulah kisah haru Judy, simpanse tertua di Eropa yang mati pada usia 49 tahun. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Berita Terkait