Sains

Ada di Perairan Australia, Hewan Terpanjang di Dunia Akhirnya Ditemukan

Ukuran Siphonophore membuatnya dua kali lebih panjang dari paus biru dan tiga kali lebih panjang dari paus bungkuk.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia

Ilustrasi laut. (Pixabay/PublicCo)
Ilustrasi laut. (Pixabay/PublicCo)

Hitekno.com - Menjelajah perairan Australia, para ilmuwan dibuat terkejut dengan 30 spesies baru di laut. Makin terkejut, para ilmuwan juga berhasil mengungkap hewan terpanjang di dunia yang hidup di perairan Australia tersebut.

Dalam penjelajahan bawah laut Australia Barat, para ilmuwan dilaporkan menemukan sejumlah hewan laut dalam yang belum pernah ada dalam catatan ilmu pengetahuan.

Beberapa hewan tersebut antara lain, cumi gurita, mentimun laut berekor panjang, spons kaca, hingga hidroid raksasa yang mirip ubur-ubur terbalik.

Bersamaan dengan ekspedisi ini, para ilmuwan juga menemukan hewan terpanjang di dunia yaitu Siphonophore. Hewan ini mencetak rekor dengan ukuran mencapai 150 kaki atau sekitar 46 meter.

Ukuran Siphonophore membuatnya dua kali lebih panjang dari paus biru dan tiga kali lebih panjang dari paus bungkuk serta mampu tumbuh hingga 50 kaki.

Siphonophore, hewan terpanjang di dunia. (Schmidt Ocean Institute)
Siphonophore, hewan terpanjang di dunia. (Schmidt Ocean Institute)

 

Mengutip The Guardian, Siphonophore dikategorikan sebagai predator laut dalam yang memiliki klon kecil yang bergerak bersama dengannya. Klon kecil ini mirip tali panjang yang berada di laut.

Siphonophore memiliki wujud seperti ubur-ubur yang memberi makan dengan tentakel yang menggantung dan menyengat di dalam air. Ikan kecil yang berenang ke tentakel hewan ini akan langsung lumpuh dan menjadi santapan.

Para ilmuwan langsung bersorak dan bahagia usai menemukan Siphonophore dengan bentuk spiral mirip UFO. Penemuan ini dirasa sangat jarang ditemui dan menjadi catatan baru dalam ilmu pengetahuan.

Ilustrasi laut dalam. (Pixabay/ Pete Linforth)
Ilustrasi laut dalam. (Pixabay/Pete Linforth)

 

Penemuan Siphonophore berada di kawasan bilogis Pantai Gascoyne, Australia. Ilmuwan menganggap bahwa penemuan ini memberi hubungan jelas antara ruang hidup manusia dan konservasi laut.

Lebih lanjut, penelitian mengenai hewan terpanjang di dunia, Siphonophore dan caranya bertahan hidup memang terus dilakukan oleh para ilmuwan. Diharapkan ada penemuan baru ke depannya suatu hari nanti.

Berita Terkait