Sains

7 Burung Nasional Amerika Mati Diracun, Rp 142 Juta Bagi Penemu Tersangka

Elang botak yang dikenal sebagai burung nasional Amerika bisa berkurang populasinya karena insiden ini.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Elang otak dikenal sebagai burung nasional Amerika Serikat. (Wikipedia/ Andy Morffew)
Elang otak dikenal sebagai burung nasional Amerika Serikat. (Wikipedia/ Andy Morffew)

Hitekno.com - Elang botak (bald eagle) atau dikenal dengan nama ilmiah Haliaeetus leucocephalus adalah burung nasional dan simbol Amerika Serikat.

Pada tahun 1995, hewan ini telah dihapus dari daftar spesies langka pemerintah AS dan dipindahkan ke daftar spesies terancam punah.

Karena populasinya sudah pulih, pada tahun 2007 elang botak dihapus di kolom spesies terancam punah oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature).

Namun bukan tidak mungkin apabila elang botak terus diracun, maka mereka akan kembali ke spesies terancam punah.

Memang hanya ada 7 elang botak yang mati diracun, namun jika penyebar racun tidak ditemukan, maka kasus serupa bisa terulang layaknya efek domino. 

Ilustrasi elang botak. (Wikipedia/ Snowmanradio)
Ilustrasi elang botak. (Wikipedia/ Snowmanradio)

 

Berdasarkan rilis dari Department of Natural Resources Maryland, Amerika Serikat, terdapat umpan beracun yang mengakibatkan 7 elang botak dan burung hantu mati mengenaskan.

Hal itu terjadi di Pesisir Timur Maryland sehingga berbagai organisasi lingkungan langsung berencana memburu tersangka.

United States Fish and Wildlife Service (USFWS) dan Natural Resources Police bahkan menawarkan hadiah bagi pemberi informasi mengenai tersangka penebar racun.

Jika ada yang mengetahui informasi tersangka penebar racun, mereka akan memberikan hadiah sebesar 10 ribu dolar AS atau Rp 142 juta.

Dikutip dari CNN, pihak berwenang menduga bahwa kematian tujuh burung nasional AS itu akibat dari umpan yang dicampur dengan karbofuran.

Simbol Amerika Serikat menggunakan ilustrasi hewan elang botak. (Wikipedia/ US Government)
Simbol Amerika Serikat menggunakan ilustrasi hewan elang botak. (Wikipedia/ US Government)

 

Pestisida itu dijual dengan nama dagang Furadan dan merupakan pestisida karbamat yang paling beracun, terutama untuk burung.

Environmental Protection Agency sebenarnya telah melarang peredaran karbofuran sejak tahun 1991 karena zat itu telah membunuh jutaan burung per tahun.

Insiden ini sejalan dengan laporan dugaan keracunan pada rubah, hewan pengerat, dan hewan penganggu lainnya.

Elang botak yang dikenal sebagai burung nasional Amerika itu diketahui memakan bangkai rubah merah sehingga mereka ikut mati keracunan.

Berita Terkait