Sains

Morgan Freeman Ubah 50 Hektar Lahannya Jadi Peternakan Lebah, Ini Sebabnya

Selain selebriti, Morgan Freeman ternyata juga penyelamat hewan dan aktivis lingkungan.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Morgan Freeman. (Instagram/ morganfreeman)
Morgan Freeman. (Instagram/ morganfreeman)

Hitekno.com - Morgan Freeman sesorang aktor dan sutradara Holywood terkenal, telah membuktikan bahwa siapa saja bisa berkontribusi dalam menolong kelestarian hewan dan juga Bumi.

Selebriti berusia 81 tahun itu memutuskan untuk mengubah lahan peternakannya di Charleston, Misissippi, Amerika Serikat, seluas 124 acre atau 54 hektar menjadi peternakan lebah raksasa.

Morgan Freeman mulai serius untuk memperbanyak lebah saat diwawancarai oleh Jimmy Fallon di acara The Tonight Show pada tahun 2014.

Saat itu, banyak orang yang mengernyitkan muka setelah tahu rencana dari Morgan Freeman dan menganggapnya bercanda.

Namun awal tahun 2019, ia membuktikan bahwa peternakan lebahnya tak main-main.

Bahkan itu bukan seperti peternakan lebah pada umumnya, hal itu karena Morgan Freeman tidak memanen madu dari sarang lebah.

Ilustrasi sarang lebah. (Pixabay/ Rajesh Balouria)
Ilustrasi sarang lebah. (Pixabay/ Rajesh Balouria)

 

Hal yang ia lakukan adalah murni memperbanyak lebah agar mereka mempunyai jumlah sebanyak mungkin.

Freeman telah mengimpor 26 sarang lebah dari Arkansas ke peternakannya di Mississippi.

Ia juga menanam banyak tanaman dan pohon yang ramah terhadap lebah seperti magnolia, lavender, semanggi dan banyak pohon lainnya.

Dikutip dari Forbes, hal yang unik adalah Freeman tidak pernah mengenakan jas atau topi pelindung anti lebah saat memberi makan para lebah.

Seakan-akan tahu bahwa Freeman sudah menolongnya, sudah 5 tahun ini ia tidak pernah mendapatkan sengatan lebah.

Salah satu lahan Morgan Freeman di Misissippi dijadikan peternakan lebah raksasa. (Google Map)
Salah satu lahan Morgan Freeman di Misissippi dijadikan peternakan lebah raksasa. (Google Map)

 

Dia hanya memberi makan mereka dengan gula dan air dan tidak berniat memanen madu atau mengganggu sarang lebah.

Berdasarkan penelitian para ilmuwan yang tergabung di EPA (Environmental Protection Agency), jumlah lebah telah menurun drastis dan bisa memicu bencana serta krisis ekosistem.

Colony Collapse Disorder dicurigai menjadi penyebab penurunan drastis jumlah lebah.

Bahkan dalam kurun waktu 5 tahun tepatnya dari tahun 2008 hingga 2013, populasi lebah liar di AS telah berkurang sebesar 23 persen.

Penelitian di atas sejalan dengan penemuan yang dipublikasikan di jurnal Biological Conservation pada Februari 2019.

Lebih parah lagi, ilmuwan mengatakan bahwa 100 tahun lagi serangga akan punah, termasuk lebah.

Sebanyak 75 persen serangga hilang di kawasan hutan lindung setelah manusia menggunakan insektisida, termasuk neonicotinoid dan fipronil.

Aksi mulia Morgan Freeman menjadi kabar gembira karena kelestarian hewan penyerbuk seperti lebah berarti juga menjamin kelestarian manusia dan lingkungannya.

Berita Terkait