Saking Banyaknya, Astronom Khawatir Ribuan Satelit Elon Musk Bisa Tabrak Pesawat

Elon Musk telah mengorbitkan ribuan satelit Starlink dan masih akan bertambah lagi.

Agung Pratnyawan
Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:54 WIB
Ilustrasi satelit Starlink yang akan mengelilingi Bumi dan menyediakan koneksi internet kecepatan tinggi. (University College London/ Mark Handley)

Ilustrasi satelit Starlink yang akan mengelilingi Bumi dan menyediakan koneksi internet kecepatan tinggi. (University College London/ Mark Handley)

Hitekno.com - Starlink, perusahaan yang dikepalai Elon Musk ini telah mengorbitkan banyak satelit untuk layanan internet mereka. Bahkan saking banyaknya, astronom sampai mengkhawatikan kalau bisa membahayakan penerbangan.

Sebagai diketahui, satelit Starlink diorbitkan dalam rangkam memberikan layanan internet bradband secara global dengan menjangkau berbagai negara. 

Baca Juga: - Iran Batasi Akses Internet, Elon Musk Siap Kirim Starlink - 6 Fakta Menarik Satelit Starlink Milik Elon Musk, Kapan Jangkau Indonesia? - Ingin Hancurkan Satelit Starlink Elon Musk, Ilmuwan China Kembangkan Senjata Baru - Jaringan Starlink di Ukraina dapat Gangguan dari Rusia, Ini Tanggapan Militer AS

Dengan ratusan bahkan ribuan satelit, layanan internet broadband Starlink ini bisa menjangkau berbagai tempat. Bahkan bisa menyeluruh hampir semua permukaan Bumi.

Namun, para astronom telah memperingatkan terhadap peluncuran satelit milik Elon Musk, selama bertahun-tahun.

Paling baru, seorang profesor menyebutkan kalau satelit tingkat rendah bisa bersentuhan dengan pesawat komersial.

Andy Lawrence, Profesor Regius Astronomi di Universitas Edinburgh, menyarankan jumlah satelit di ruang angkasa pasti akan menyebabkan tabrakan.

Jika sampai terjadi, dari sana akan ada banyak puing-puing tabrakan yang bisa menghujani Bumi.

Ilustrasi satelit Starlink yang akan saling terhubung.  (University College London/ Mark Handley)
Ilustrasi satelit Starlink yang akan saling terhubung. (University College London/ Mark Handley)

Sementara sebagian besar akan terbakar di atmosfer, beberapa akan melewatinya dan bahkan sebagian kecil bisa menjatuhkan sebuah pesawat.

"Itu akan terjadi suatu saat nanti," katanya kepada The Sun.

Menurut dia, ada begitu banyak sampah, sesuatu akan menabrak pesawat dan 300 orang akan terbunuh, kecuali kita benar-benar berhati-hati.

"Mereka mengatakan bahwa mereka memiliki algoritme AI untuk menghindari tabrakan dan mereka memastikan satelit lama terbakar, jadi kami harus mempercayai mereka bahwa itu selalu berhasil, dan itu tidak akan berhasil," jelas Andy Lawrence.

Pada akhirnya, Elon Musk ingin menempatkan 40.000 satelit Starlink ke luar angkasa.

Saat ini, ada lebih dari 3.000 yang berputar-putar di atas kepala kita dan SpaceX memiliki izin untuk meluncurkan 9.000 lagi.

Pada 2019, perusahaan mengajukan permintaan untuk meluncurkan 30.000 lagi. Puing-puing dari pesawat ruang angkasa pribadi telah berhasil turun ke Bumi sebelumnya.

Mick Miners bersama sampah antariksa SpaceX yang jatuh ke lahan pertaniannya. (New York Post/ Mick Miners)
Mick Miners bersama sampah antariksa SpaceX yang jatuh ke lahan pertaniannya. (New York Post/ Mick Miners)

Pada Agustus lalu, potongan tiga meter dari puing-puing SpaceX yang seharusnya jatuh ke laut mendarat di sebuah peternakan di Australia.

Starlink memang memiliki manfaat yang sangat besar – seperti memberikan komunikasi kepada masyarakat Ukraina.

Tetapi Profesor Lawrence mengatakan, lebih banyak perhatian perlu dilakukan.

"Jika Anda memiliki sesuatu yang tidak terbakar sepenuhnya saat turun, maka ada benda yang menghujani atmosfer," katanya dilansir laman Metro.uk, Rabu (19/10/2022).

Profesor Lawrence telah menerbitkan sebuah buku berjudul Losing The Sky tentang masalah ini.

Dia mengatakan bahwa meskipun dia tidak ingin peluncuran satelit dihentikan, perlu ada penelitian lebih lanjut tentang efeknya.

"Sebagian besar saya katakan, demi Tuhan, pelan-pelan, mari kita lakukan studi yang tepat, mari kita cari tahu bagaimana melakukan ini sehingga kita semua bisa berbagi langit," katanya.

Itulah kekhawatiran para astronom soal ribuan satelit Starlink yang bisa membahayakan pesawat hingga potensi Bumi dihujani puing sisa tabrakan. (Suara.com/ Dythia Novianty)

Berita Terkait

TERKINI

Ada tujuh fasilitas nuklir di Cianjur yang dipastikan dalam kondisi aman saat ini.
sains | 11:13 WIB
Traktor tersebut dapat mengumpulkan dan menganalisis data tanaman setiap hari dan dapat memproses data dari alat saat ini dan generasi berikutnya yang dilengkapi dengan sensor dan pencitraan
sains | 21:01 WIB
Fosil ini diduga merupakan spesies lain yang berhubungan dengan Tyrannosaurus rex.
sains | 20:36 WIB
Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat sedang merancang sistem peringatan dini serangan, tapi bukan untuk mewaspadai alien. Lantas siapa yang diwaspadai?
sains | 20:26 WIB
Banyak hujan meteor yang akan meramaikan Desember 2022, juga ada beberapa fenomena langit lainnya.
sains | 09:47 WIB
Ilmuwan temukan cara untuk memprediksi stroke dan serangan jantung, AI dan sinar X jadi solusi.
sains | 00:21 WIB
Virus zombie yang selama ini terperangkap ini ditemukan oleh para ilmuwan di lapisan tanah yang membeku atau permafrost yang terdapa di Siberia, Rusia.
sains | 13:54 WIB
Canggih, Honda dan sejumlah pabrikan mobil lain mulai kembangkan kendaraan dengan jenis bahan bakar baru.
sains | 13:52 WIB
Gunung terbesar ini meletus akhir pekan lalu (27/11/2022). Berikut fakta uniknya.
sains | 20:23 WIB
BMKG menjelaskan kalau angin laut telah mendorong ikan kecil tersebut mengikuti arus hingga terdampar di pesisir pantai.
sains | 14:25 WIB
Perusahaan pertambangan Afrika Selatan, memperoleh kendali atas Keliber, produsen bahan kimia baterai Finlandia, dengan mengakuisisi sekitar 55% sahamnya
sains | 20:53 WIB
Collider ini membantu para ilmuwan untuk menemukan keberadaan partikel elementer Boson Higgs.
sains | 20:10 WIB
Selama ini peternakan dituding sebagai salah satu sumber polusi, khususnya peternakan sapi.
sains | 17:44 WIB
Ini adalah bukti sahih bahwa minuman beralkohol bisa menurunkan kecerdasan.
sains | 16:12 WIB
Pelaku diduga adalah anak bungsu, yang nekat memberikan racun ke minuman keluarganya.
sains | 14:47 WIB
Sesar lembang berada di kawasan Jawa Barat dan diketahui masih aktif hingga saat ini.
sains | 16:46 WIB
Menurut catatan BMKG, kemunculan gempa susulan yang terekam terus mengalami penurunan.
sains | 18:31 WIB
Bakteri yang lama terpendam di balik lapisan es, kini siap kembali merebak dan berpotensi membahayakan manusia.
sains | 21:45 WIB
Tampilkan lebih banyak