Sains

Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Lengkap Penjelasannya

Jangan sampai salah, ini perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi menulis laporan penelitian. (Pixabay)
Ilustrasi menulis laporan penelitian. (Pixabay)

Hitekno.com - Ketahui apa perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif yang harus kamu ketahui. Sebagai diketahui dalam penelitian ilmiah, metodologi bisa dibagi menjadi dua jenis yakni penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.

Tahukah kalian apa saja perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif? Simak penjelasanya yang dirangkum tim HiTekno.com berikut ini.

Kedua metode penelitian ini memiliki tolok ukur yang berbeda. Prof. Dr. Sugiyono dalam bukunya Metode Penelitian menjabarkan bahwa penelitian kualitatif dan kuantitatif sudah berbeda dari segi desain penelitian. Nah, berikut ini perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif.

Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menyelidiki, menggambarkan, menjelaskan, menemukan kualitas, atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat diukur dengan angka atau pendekatan kuantitatif. Metode ini digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah bukan eksperimental.

Dari segi desain penelitian, penelitian kualitatif bersifat umum, fleksibel, dan dinamis. Penelitian kualitatif dapat berkembang selama proses penelitian berlangsung.

Sementara itu, penelitian kuantitatif memiliki sifat yang terperinci dan terukur. Alur penelitian kuantitatif sudah terencana sejak awal. Perbedaan desain penelitian tersebut membuat data yang diperoleh pada penelitian kualitatif lebih banyak bersifat naratif sedangkan pada penelitian kuantitatif lebih banyak berupa angka.

Dalam memandang fakta, penelitian kualitatif tergantung pada cara peneliti menginterpretasikan data. Hal ini dikarenakan ada hal-hal kompleks yang tidak bisa sekadar dijelaskan oleh angka, seperti peran masyarakat, lembaga sosial, dan budaya.

Penelitian kualitatif berangkat dari data yang kemudian dijelaskan oleh teori-teori yang dianggap relevan, untuk menghasilkan suatu teori yang menguatkan teori yang sudah ada.

Penelitian kuantitatif memandang fakta atau kebenaran berada pada objek penelitian. Peneliti harus netral dan tidak memihak. Apapun yang ditemukan di lapangan, itulah fakta. Penelitian kuantitatif berangkat dari teori menuju data.

Perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif ini kemudian berdampak pada tujuan penelitian. Penelitian kualitatif bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam, mengembangkan teori, mendeskripsikan realitas dan kompleksitas sosial.

Sementara itu, penelitian kuantitatif bertujuan untuk menjelaskan hubungan antarvariabel, menguji teori, dan melakukan generalisasi atas objek penelitian.

Di dalam penelitian kualitatif dikenal berbagai istilah dalam melakukan penelitian di antaranya fenomenologi, studi kasus, dan etnografi. Di lain sisi, dalam penelitian kuantitatif dikenal istilah eksperimen, korelasi, dan regresi.

Seperti itulah perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif mulai dari desain penelitian, pengolahan data, hingga tujuan. Jadi sekarang jangan sampai terbalik penyebutannya ya. 

Setelah mengetahui perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif di atas, jangan sampai salah dalam membedakan metodologi penelitian ilmiah tersebut. (Suara.com/ Nadia Lutfiana Mawarni).

Berita Terkait