NASA Siap Ungkap Rahasia Asteroid Bennu, Batuan yang Bisa Menabrak Bumi

Dengan sample batuan yang bisa diambil, diklaim mampu mengungkap rahasia dari asteroid yang melesat dekat Bumi.

Agung Pratnyawan
Minggu, 11 Oktober 2020 | 06:00 WIB
Logo NASA. (Shutterstock)

Logo NASA. (Shutterstock)

Hitekno.com - NASA menggunakan pesawat antariksa OSIRIS-REx tengah bersiap-siap mengambil sampel dari permuakaan batuan dari asteroid Bennu. Rencananya proyek ini akan diluncurkan 20 Oktober 2020 mendatang.

Dengan sample batuan yang bisa diambil, diklaim mampu mengungkap rahasia dari asteroid yang melesat dekat Bumi.

Sebelum pengambilan sampel, para ahli telah menyatukan apa yang mereka pikir dan ketahui sejauh ini, tentang asteroid dekat Bumi.

Baca Juga: NASA Tak Sadar Temukan Fosfin di Venus 42 Tahun Lalu

"Misi pengembalian sampel asteroid pertama, NASA sekarang tahu lebih banyak tentang materi yang akan dikumpulkannya hanya dalam beberapa minggu. Dalam koleksi khusus enam makalah yang diterbitkan hari ini di jurnal Science and Science Advances, para ilmuwan di misi OSIRIS-REx menyajikan temuan baru tentang material permukaan asteroid Bennu, karakteristik geologi, dan sejarah dinamis," tulis NASA.

Sebagaimana melansir laman The Sun, Sabtu (10/10/2020), NASA menduga bahwa sampel Bennu yang dikirim mungkin berbeda dengan apa pun yang dimiliki dalam pengumpulan meteorit di Bumi.

Para peneliti mengandalkan pemetaan resolusi tinggi yang telah dilakukan di sekitar Bennu, sejak pesawat ruang angkasa mulai mengorbitnya pada 2018 lalu.

Baca Juga: Bersama SpaceX, NASA akan Luncurkan 4 Astronot ke ISS

Harapannya, pekerjaan mereka akan mengisi celah penting dalam pemahaman kita tentang asteroid. NASA mengklaim, Bennu memiliki bahan-bahan yang kita tahu penting untuk kehidupan di Bumi.

"Salah satu makalah, yang dipimpin oleh Amy Simon dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland, menunjukkan bahwa bahan organik yang mengandung karbon tersebar luas di permukaan asteroid, termasuk di situs sampel utama misi, Nightingale, di mana OSIRIS-REx akan melakukan upaya pengumpulan sampel pertamanya pada 20 Oktober," tulis NASA.

Temuan ini menunjukkan bahwa mineral terhidrasi dan bahan organik kemungkinan akan hadir dalam sampel yang dikumpulkan.

Baca Juga: Termahal di Dunia, Toilet "Luar Angkasa" NASA Senilai Rp 343 Miliar

Bahan organik ini mungkin mengandung karbon dalam bentuk yang sering ditemukan dalam biologi atau dalam senyawa yang berhubungan dengan biologi.

Asteroid Bennu. [NASA]
Asteroid Bennu. [NASA]

"Para ilmuwan sedang merencanakan eksperimen rinci pada molekul organik ini dan berharap sampel yang dikembalikan akan membantu menjawab pertanyaan kompleks tentang asal-usul air dan kehidupan di Bumi," jelas NASA.

Ada teori bahwa kehidupan di Bumi, dimulai karena tumbukan asteroid yang membawa air dan molekul organik yang tepat. Ada juga sedikit kekhawatiran bahwa asteroid seperti Bennu dapat mengakhiri kehidupan di Bumi.

Baca Juga: Sebelum ke Bulan, NASA Uji Coba Baju Antariksa di Bawah Air

Bennu adalah kemungkinan risiko keamanan bagi planet kita karena ada 1 dari 2.700 kemungkinan planet itu bertabrakan dengan kita di tahun 2100-an. Ini mungkin kesempatan kecil tetapi itu membuat mempelajari asteroid menjadi lebih penting.

Asteroid Bennu. [NASA]
Asteroid Bennu. [NASA]

Dalam waktu kurang dari dua minggu, penyelidikan NASA akan mengambil sampel 60 gram batuan lepas dari Bennu. Ini kemudian akan diterbangkan kembali ke Bumi dan diharapkan tiba pada 2023.

"Maka kita harus bisa mengungkap beberapa misteri seputar asteroid dan asal-usulnya," tulis NASA.

Itulah rencana NASA untuk mengambil sample dari asteroid Bennu menggunakan pesawat antariksa OSIRIS-REx. (Suara.com/ Dythia Novianty).

Berita Terkait

TERKINI

Walau tak mengeluarkan polusi udara, namun baterai kendaraan listrik ataupun elektronik bisa jadi ancaman.
sains | 16:47 WIB
Simak, kapan saja komet langka ini bisa disaksikan menghiasi langit Indonesia besok.
sains | 15:05 WIB
Jarang diketahui, apa saja fakta menarik lato-lato. Dari mana asalnya hingga sejak kapan ada.
sains | 15:37 WIB
Tak banyak yang tahu, berikut ada banyak fakta menarik peta dunia sampai sejauh ini.
sains | 11:20 WIB
Pasti ada perbedaan antara di game dan serial HBO, ketahui fakta menarik The Last Of Us ini.
sains | 09:53 WIB
Apa itu ERP Jalan berbayar, untuk apa diterapkan di Jakarta dan bagaimana cara kerjanya?
sains | 09:37 WIB
Ketahui fakta menarik soal makanan buaya, hewan purba yang ternyata banyak melahap makanan.
sains | 14:40 WIB
Kenali apa saja fakta menarik buaya yang belum diketahui banyak orang. Seperti apa hewan purba ini?
sains | 18:12 WIB
Molly telah menemukan lebih dari 400 gigi selama ekspedisinya ke pantai.
sains | 20:45 WIB
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
sains | 15:58 WIB
Kota kuno ini memiliki 1.000 pemukiman yang terhubung dengan jalan dan ada sisa lapangan sepak bola.
sains | 13:50 WIB
NASA mengatakan kalau komet hijau itu pertama kali terlihat pada Maret 2022 saat berada di dalam orbit Jupiter.
sains | 13:59 WIB
TOI 700, planet mirip Bumi kedua yang ditemukan sejauh ini. Memungkinkan bisa ditinggali manusia?
sains | 10:16 WIB
Tim Pusat Hidro OseanografiTNI AL akan melakukan penelitian pada pulau baru yang muncul usai gempa Maluku tersebut.
sains | 10:23 WIB
Bagaimana bisa mengubah salju menjadi sumer tenaga listrik? Ini yang dilakukan ilmuwan Jepang.
sains | 15:31 WIB
Menurut BRIN, komet langka tersebut akan melintas di langit Indonesia pada 2 Februari 2023.
sains | 13:28 WIB
Sebuah pulau barutiba-tiba muncul di Desa Teinaman Kecamatan TanimbarUtara usai gempa Maluku terjadi.
sains | 08:34 WIB
Berdasarkan rekaman, meteorbesar warna-warni ini melintas di langit atas pemukiman warga.
sains | 13:59 WIB
Tampilkan lebih banyak