Sains

Hiu Mulai Berkurang di Terumbu Karang, Survei Terbesar Ini Membuktikannya

Ilmuwan mengungkapkan bahwa spesies hiu karang sangat penting bagi ekosistem laut.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Hiu karang abu-abu. (Pixabay/ skeeze)
Hiu karang abu-abu. (Pixabay/ skeeze)

Hitekno.com - Populasi hiu yang hidup di dekat terumbu karang, terutama spesies hiu karang ternyata semakin menyusut. Kabar tersebut terungkap berkat survei terbesar yang sudah dilakukan oleh ilmuwan pada puluhan negara.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature menjelaskan bahwa kini penampakan hiu berkurang drastis di banyak terumbu karang seluruh dunia.

Rekaman video dari kamera bawah air mengungkapkan bahwa hiu tidak terlihat di 20 persen dari 371 terumbu karang yang mereka survei pada 58 negara.

Para peneliti dari Global FinPrint menggunakan 15 ribu stasiun video bahwa air dalam upaya untuk memperkirakan status konservasi hiu karang di seluruh dunia.

Itu membuat riset dan survei mereka termasuk yang terbesar di antara penelitian hiu lainnya.

Hiu karang sirip putih. (Pixabay/ skeeze)
Hiu karang sirip putih. (Pixabay/ skeeze)

 

Ternyata, penangkapan ikan memiliki dampak mendalam pada populasi hiu karang.

Mirisnya lagi, hiu karang bahkan hampir sama sekali tidak terlihat pada terumbu karang di beberapa negara.

Sebelumnya, hiu karang sudah masuk dalam status IUCN Red List sebagai Hampir Terancam Punah.

Daerah yang paling parang sering dikaitkan dengan kompleksitas sosial-ekonomi seperti tata kelola buruk dan kelebihan populasi.

Penangkapan hiu untuk tujuan komersial dan sedikit uang yang diinvestasikan untuk konservasi hiu diyakini membuat penampakan hewan tersebut semakin berkurang di terumbu karang.

Hiu karang sirip hitam. (Pixabay/ skeeze)
Hiu karang sirip hitam. (Pixabay/ skeeze)

 

Namun yang paling menarik adalah spesies hiu karang di Australia tampak baik-baik saja karena populasi hampir tetap utuh.

Dikutip dari IFLScience, populasi hiu karang di Australia yang tetap terjaga termasuk hiu terumbu abu-abu (Carcharhinus amblyrhynchos), hiu karang sirip putih (Triaenodon obesus), dan hiu karang sirip hitam (Carcharhinus melanopterus).

Ilmuwan menyoroti bahwa berkurangnya hiu di dekat terumbu karang bisa mengacaukan ekosistem dan bahkan berimbas di sektor pariwisata.

"Hiu penting bagi ekologi terumbu karang, terutama pada saat mereka menghadapi begitu banyak ancaman lain dari perubahan iklim. Tetapi hanya sedikit orang yang menyadari bahwa hiu karang juga merupakan bagian penting dari ekonomi banyak negara kepulauan kecil di dunia karena mereka merupakan daya tarik utama bagi pariwisata terumbu karang," kata Dr Meekan dari Australian Institute of Marine Science, seorang peneliti utama di Global FinPrint.

Ilmuwan menjelaskan bahwa konservasi hiu karang dan beberapa hiu di dekat terumbu karang harus ditingkatkan mengingat keberadaan mereka sangat penting untuk kelestarian ekosistem.

Berita Terkait