Sains

Ilmuwan Pecahkan Misteri Tentang "Ular Terbang", Ini Rahasia di Baliknya

Spesies ular terbang memiliki gerakan khusus agar mereka bisa stabil di udara.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi spesies ular terbang. (YouTube/ nature video)
Ilustrasi spesies ular terbang. (YouTube/ nature video)

Hitekno.com - Bagi sebagian orang, ular yang bergerak zig-zag di tanah merupakan sebuah mimpi buruk tersendiri. Namun tahukah kamu bahwa di alam terdapat sebuah fenomena yang disebut sebagai "ular terbang"?

Tak seperti namanya, spesies ular tersebut tak benar-benar terbang karena mereka tidak memiliki sayap.

Ular terbang yang dimaksud merupakan spesies ular yang bisa melompat dari cabang pohon, menggeliat di udara, dan mendarat ke pohon yang lain.

Ilmuwan dari Virginia Tech mencoba memecahkan misteri di balik fenomena ular terbang.

Sebagai informasi, genus Chrysoplelea dapat memanjat pohon kemudian melompat serta mendorong diri mereka sedemikian rupa sehingga ular ini dapat meluncur hingga 100 meter.

Gerakan bergelombang sangat penting untuk menstabilkan tubuh ular di udara. (YouTube/ nature video)
Gerakan bergelombang sangat penting untuk menstabilkan tubuh ular di udara. (YouTube/ nature video)

 

Ilmuwan bernama Isaac Yeaton dari Virginia Tech mencoba menemukan alasan mengapa spesies ular terbang selalu melakukan gerakan bergelombang (undulasi) ketika meloncat dan "terbang" di udara.

Gerakan bergelombang ini mirip seperti gerakan ular saat ada di tanah atau gerakan ular air ketika berenang.

Tim memiliki pemahaman dasar tentang undulasi, berkat karya penulis studi Jake Socha, yang telah mempelajari ular selama sekitar 20 tahun.

Dikutip dari IFLScience, ilmuwan melakukan penelitian dan percobaan kepada Chrysopelea paradise atau ular pohon surga.

Penelitian mengenai rahasia di balik gerakan ular terbang ini telah diterbitkan di jurnal Nature.

Spesies ular terbang yang dijadikan percobaan oleh ilmuwan. (YouTube/ nature video)
Spesies ular terbang yang dijadikan percobaan oleh ilmuwan. (YouTube/ nature video)

 

Dia menemukan gerakan melibatkan gelombang di kedua arah horizontal dan vertikal.

Pada jurnal Nature, Yeaton menulis bahwa gerakan bergelombang atau menggeliat di udara dapat menstabilkan ular ketika meloncat dari pohon.

Ketika ular menciptakan gerakan bergelombang atau undulasi, mereka dapat meluncur lebih jauh jika dibandingkan dengan gerakan jatuh biasa.

Tanpa gerakan bergelombang, ular pohon surga dapat langsung jatuh dengan jarak luncur yang semakin pendek.

Satu hipotesis dari ilmuwan bahwa itu adalah pola dasar motorik ular yang dibangun selama jutaan tahun.

Tetapi Yeaton mengatakan bahwa mereka sekarang mengerti undulasi dapat menstabilkan luncuran dan mencegah ular langsung terjatuh.

Ular pohon surga perlu membuat lompatan panjang untuk menemukan mangsa karena makanan mereka biasanya menghuni tempat terbuka di mana lebih banyak sinar Matahari.

Gerakan bergelombang di udara sangat efektif bagi ular terbang dalam menghasilkan jangkauan pendaratan yang lebih jauh.

Berita Terkait