Sains

Astronom Temukan Exoplanet Raksasa dengan Hujan Besi

Exoplanet raksasa dengan hujan besi ini lalu diberi nama WASP-76b usai ditemukan.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Ilustrasi planet. (Wikipedia commons/ NASA)
Ilustrasi planet. (Wikipedia commons/ NASA)

Hitekno.com - Menggunakan Very Large Telescope atau VLT ESO, astronom baru saja menemukan sebuah exoplanet raksasa dengan hujan besi. Planet ini lalu diberi nama WASP-76b usai ditemukan.

Planet di luar tata surya ini memiliki ukuran besar yang membuatnya menyabet gelar sebagai planet raksasa. WASP-76b diketahui memiliki suhu yang panas di siang hari yang bahkan mampu membuat logam menguap.

Biasanya, angin kencang yang terjadi di exoplanet ini akan membawa uap besi ke sisi malam hingga membuatnya lebih dingin sebelum kemudian berubah menjadi tetesan besi mirip hujan.

Lebih lanjut, WASP-76b ini didominasi gas dengan ukuran hampir dua kali Planet Jupiter. Planet ini berevolusi mengelilingi bintang dengan waktu 1,8 hari.

Usai ditemukan, para astronom mengaku bahwa exoplanet ini adalah salah satu planet dengan iklim paling ekstrem yang pernah ada.

Melansir dari BBC, exoplanet ini pertama kali ditemukan pada tahun 2013 yang lalu diberi nama hot Jupiter karena memiliki bentuk mirip Planet Jupiter dan bersuhu panas.

Belum banyak informasi mengenai exoplanet raksasa ini. Namun, penelitian terkait planet ini terus dilakukan oleh Ehrenreich.

Penampakan Planet Jupiter. (NASA/JPL-Caltech/SwRI/MSSS/Kevin M. Gill)
Penampakan Planet Jupiter. (NASA/JPL-Caltech/SwRI/MSSS/Kevin M. Gill)

 

Penelitian lebih lanjut dilakukan dengan menggunakan Spektograf Echelle for Rocky Exoplanets and Stable Spectroscopic Observations atau ESPRESSO.

Alat instrumen ini dipasang di teleskop berukuran besar yang berada di Observatorium Eropa Selatan, di Chille. Dengan menggunakan ESPRESSO, para astronom dapat meneliti hal-hal kecil dari exoplanet raksasa, WASP-76b ini.

Sejauh ini, para astronom menemukan adanya zat besi di atmosfer planet ini. Zat besi tersebut bergerak cepat karena angin dan rotasi planet. Uniknya, zat besi ini hanya muncul di malam hari dan menghilang di pagi hari.

Penelitian terkait penemuan exoplanet raksasa dengan hujan besi ini terus dilakukan untuk menemukan hal-hal baru dari WASP-76b ini.

Berita Terkait