Sains

Dianggap Predator Puncak, Dinosaurus "Bergigi Hiu" Ditemukan di Thailand

Dinosaurus bergigi hiu ini mempunyai panjang 9 meter dengan berat setidaknya 3,5 ton.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi dinosaurus bergigi runcing. (Pixabay/ Mikel Otaño)
Ilustrasi dinosaurus bergigi runcing. (Pixabay/ Mikel Otaño)

Hitekno.com - Fosil dinosaurus yang masuk sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya berhasil ditemukan di Thailand. Ilmuwan memperkirakan bahwa dinosaurus yang mempunyai gigi mirip hiu ini bisa menjadi predator puncak di wilayah tersebut.

Penelitian dan penemuan mengenai dinosaurus "bergigi hiu" telah diterbitkan di jurnal PLOS One pada hari Rabu (9/10/2019).

Hewan yang dipercaya hidup pada 115 juta tahun lalu tersebut memiliki panjang lebih dari 26 kali (9 meter) dengan berat setidaknya 3,5 ton.

Dinosaurus yang masuk sebagai kategori pemecah daging ini dinamakan Siamraptor suwati.

Ilmuwan meyakini bahwa Siamraptor suwati merupakan dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di Thailand.

Ilustrasi dinosaurus bergigi hiu. (Jurnal PLOS One/ Chokchaloemwong)
Ilustrasi dinosaurus bergigi hiu. (Jurnal PLOS One/ Chokchaloemwong)

 

Ia hidup selama Zaman Jurassic Akhir (Late Jurassic) di lingkungan yang berpusat pada sistem sungai berkelok-kelok.

Dinosaurus tersebut suka memangsa dinosaurus herbivora dan termasuk predator puncak di wilayahnya.

Ahli paleontologi dari Nakhon Ratchasima Rajabhat University, Duangsuda Chokchaloemwong, menjelaskan bahwa kerangka parsial empat individu Siampraptor berhasil ditemukan di Korat, Thailand.

Fosil-fosil itu termasuk bagian tengkorak, tulang punggung, anggota badan, pinggul, dan gigi.

"Siampraptor adalah predator terbesar di lingkungan dan dengan demikian bisa menjadi predator puncak pada saat itu," kata ahli paleontologi bernama Soki Hattori dari Fukui Prefectural University.

Ilustrasi kepala dari dinosaurus Siamraptor suwati. (Jurnal PLOS One/ Chokchaloemwong)
Ilustrasi kepala dari dinosaurus Siamraptor suwati. (Jurnal PLOS One/ Chokchaloemwong)

 

Dilansir dari AsiaOne, Siamraptor yang berarti "perampok dari Thailand", berhasil menyoroti sejarah awal kelompok dinosaurus yang dikenal sebagai carcharodontosaurs.

Ilmuwan Jepang dan Thailand yang berkolaborasi dalam proyek ini cukup terkejut karena menemukan kelompok dinosaurus carcharodontosaurs di Asia Tenggara.

Pasalnya, fosil tua carcharodontosaurs biasanya ditemukan di Afrika dan Eropa.

Dinosaurus bergigi hiu ini memiliki tengkorak sempit yang ringan dengan tanduk yang biasanya ada di puncak kepala mereka.

Berita Terkait