Sains

Ngeri, Ilmuwan Ungkap Peradaban Kuno Ini Dibangun di Atas Lempeng Tektonik

Kerajaan Inca dan benteng Machu Picchu ini dibangun di lokasi patahan geologis yang bersilang alias di atas lempeng tektonik.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia

Machu Picchu. (pixabay/4758892)
Machu Picchu. (pixabay/4758892)

Hitekno.com - Ilmuwan belum lama ini mengungkap hal mengejutkan mengenai peradaban kuno Kerajaan Inca. Diungkapkan bahwa peradaban kuno ini dibangun di atas lempeng tektonik yang cukup mengerikan.

Sedikit penjelasan sejarah mengenai Kerajaan Inca dengan benteng Machu Picchu ini dibangun pada tahun 1450 di ketinggian 2.350 mdpl.

Machu Pichu bersama Kerajaan Inca ini dibangun di atas lembah Urubamba, yang berada di kawasan Pegunungan Andes, Peru. Benteng ini berada di puncak gunung dengan sisi yang curam.

Teras benteng Machu Picchu ini dibangun berbatu dan menghadap jurang Sungai Urubamba. Walaupun cukup ekstrem, lokasi ini menyediakan air segar yang baik untuk kegiatan bercocok tanam.

Dilansir dari Science Allert, Kerajaan Inca dan benteng Machu Picchu ini dibangun di lokasi patahan geologis yang bersilang alias di atas lempeng tektonik.

Ilustrasi gempa. (pixabay/Angelo_Giordano)
Ilustrasi gempa. (pixabay/Angelo_Giordano)

 

Satu patahan muncul dari timur laut ke barat daya, dan patahan lain berada di barat laut ke tenggara. Salah satu bangunan dan kuil di daerah ini berdiri mengikuti panjangnya sesar tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat Machu Picchu sepertinya sadar betul bahwa benteng tersebut dibangun di atas lempeng tektonik. Hal ini nampak dalam sebua granit keras yang dipakai untuk membangun Machu Picchu.

Granit keras ini terbentuk dari batuan beku intrusi yang lebih besar dari 100 kilometer persegi dan terbentuk dari magma dingin di kerak Bumi. Granit keras ini diperkirakan berusia 250 juta tahun dan berasal dari gerakan tektonik.

Machu Picchu. (pixabay/Yolanda)
Machu Picchu. (pixabay/Yolanda)

 

Suku peradaban kuno Kerajaan Inca ini beradaptasi dengan baik bersama lempeng tektonik tersebut. Untuk terus menjaga saluran drainase air tanah, suku Inca harus menstabilkan lerang berbatu agar tidak terkena runtuhan dan tanah longsor.

Menurut penelitian ahli geologi Rio Grande do Sul University, Suku Inca dengan sengaja membangun Machu Picchu di atas patahan tektonik. Sesar di bawah kerjaan kuno Inca ini membantu mengeringkan situs ini saat diterpa badai dan hujan lebat yang lalu menjauhkan warga dari longsor.

Penemuan ini cukup menghebohkan banyak orang, namun, penemuan mengenai peradaban kuno yang dibangun di atas lempeng tektonik ini membantu penelitian selanjutnya mengenai Machu Picchu dan peradaban kuno Kerajaan Inca.

Berita Terkait