Sains

Nggak Biasa, Ilmuwan Temukan Spesies Lintah yang Bisa Jadi Obat

Walaupun belum banyak, lintah juga digunakan untuk pengobatan tekait luka di bagian tubuh yang terpotong.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia

Ilustrasi lintah. (pixabay/Stones)
Ilustrasi lintah. (pixabay/Stones)

Hitekno.com - Dari lahan Maryland, Amerika Serikat, sekelompok ilmuwan berhasil menemukan spesies lintah yang disebut bisa menjadi obat.

Penemuan lintah ini berasal dari National Museum of Natural History yang merupakan perpustakaan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.

Dilansir dari Newsweek, lintah yang merupakan cacing parasit pemakan darah ini ternyata berguna untuk pengobatan terkait darah manusia.

Menurut penelitian yang diterbitkan di laman Journal of Parasitology, lintah ini pada zaman kuno sudah digunakan oleh para ahli kesehatan untuk mengobati sejumlah penyakit.

Pada pengobatan modern, walaupun belum banyak, lintah juga digunakan untuk pengobatan tekait luka di bagian tubuh yang terpotong.

Ilustrasi lintah. (pixabay/TheresaMcGee)
Ilustrasi lintah. (pixabay/TheresaMcGee)

 

Untuk beberapa spesies lintah seperti Hirudo Medicinalis, lintah obat Eropa, spesies Macrobdella, dan lintah obat Amerika Utara biasanya dapat digunakan untuuk pengobatan.

Penemuan lintah yang bisa jadi obat ini dilakukan tahun 2015 di Amerika Serikat. Saat itu, ilmuwan berusaha untuk menemukan lintah hijau zaitun dengan ciri khas bintik-bintik oranye dan hidup di lahan basah dekat Sungai Protomac, Maryland.

Setidaknya lokasi ini berada 80 kilometer dari pusat kota Washington, Amerika Serikat. Saat pertama kali ditemukan, ilmuwan mengira jika lintah ini adalah jenis biasa yang sering ditemukan sebelumnya.

Ilustrasi lintah. (pixabay/EllWi)
Ilustrasi lintah. (pixabay/EllWi)

 

Namun, melalui analisa DNA dan pemeriksaan fisik diketahui bahwa hewan ini adalah spesies baru bernama Macrobdella Mimicus.

Ciri-ciri lintah ini memiliki pori-pori reproduksi yang berada di bagian bawah tubuh dengan posisi yang sedikit berbeda dari Macrobdella Decora.

Hingga kini, penelitian lebih lanjut terkait lintah yang bisa jadi obat ini masih dilakukan. Jadi, nantikan kelanjutan penelitian ini ya.

Berita Terkait