Ilmuwan Ungkap Dugaan Kenapa Belum Ada Alien yang Ingin Mampir ke Bumi, Ini Sebabnya

Mungkinkah manusia merupakan satu-satunya makhluk cerdas yang bisa bertahan di Bumi?

Cesar Uji Tawakal
Selasa, 01 November 2022 | 12:54 WIB
Ilustrasi Alien. (foto: ist/net)

Ilustrasi Alien. (foto: ist/net)

Hitekno.com - Para penulis dari laporan terbaru menunjukkan prospek kehidupan alien yang ada "di semua bintang K-dwarf atau M-dwarf" di galaksi kita.

Sementara umat manusia belum melakukan kontak dengan peradaban alien, apalagi menentukan apakah peradaban seperti itu benar-benar ada, sebuah studi baru oleh para peneliti dari Blue Marble Space Institute of Science dan American University menawarkan penjelasan mengapa makhluk luar angkasa tampaknya melewatkan kunjungan ke sudut galaksi kita.

Baca Juga: - Pertama Kali Debut di MPL Indonesia, Coach Yeb Kagumi Gameplay RRQ Lemon - Kode Redeem ML 1 November 2022, Buruan Sebelum Terlambat - Kode Redeem FF 1 November 2022, Langsung Klaim Sebelum Limit - Pesan Taksi Online di Aplikasi, Kendaraan yang Datang Bikin Melongo: Orang Kaya Gabut? - Bagaimana Bulan Terbentuk? Begini Penjelasannya

Dilansir dari Sputnik News, para penulis penelitian baru, Jacob Haqq-Misra dan Thomas J. Fauchez, pada dasarnya mendalilkan bahwa peradaban alien (yang belum tentu ada) yang berusaha untuk memperluas ke sistem bintang lain mungkin hanya menganggap Tata Surya kita sebagai target yang tidak optimal untuk kolonisasi.

Dimulai dengan asumsi bahwa "peradaban teknologi hanya muncul di planet layak huni yang mengorbit bintang katai-G" (sebagai catatan, Matahari kita adalah bintang tipe-G), karena "baik biogenesis atau kehidupan kompleks lebih disukai dalam sistem seperti itu".

Para peneliti berpendapat bahwa peradaban semacam itu akan memilih untuk bermigrasi ke bintang katai K atau M bermassa rendah yang terletak di dekatnya, seperti yang diungkap dari sebuah hipotesis oleh Brad Hansen dan Ben Zuckerman.

Ilustrasi matahari. (pixabay/qimono)
Ilustrasi matahari. (pixabay/qimono)

"Hansen & Zuckerman (2021) memperkirakan bahwa motivasi peradaban untuk bermigrasi dari bintang berumur pendek ke bintang berumur panjang ini akan menyiratkan bahwa fraksi peradaban yang masih ada di sekitar bintang bermassa rendah dapat berkisar antara 30 persen hingga 72 persen dibandingkan dengan bintang katai-G," jelas para peneliti.

Para peneliti dengan demikian mengesampingkan skenario ekspansi alien "di mana semua bintang G-dwarf akan dilakukan sekarang", tetapi menunjukkan kemungkinan bahwa "kemungkinan peradaban makhluk asing ada di semua bintang K-dwarf atau M-dwarf".

Studi baru ini diterima untuk dipublikasikan di Astrophysical Journal bulan ini.

Berita Terkait

TERKINI

Traktor tersebut dapat mengumpulkan dan menganalisis data tanaman setiap hari dan dapat memproses data dari alat saat ini dan generasi berikutnya yang dilengkapi dengan sensor dan pencitraan
sains | 21:01 WIB
Fosil ini diduga merupakan spesies lain yang berhubungan dengan Tyrannosaurus rex.
sains | 20:36 WIB
Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat sedang merancang sistem peringatan dini serangan, tapi bukan untuk mewaspadai alien. Lantas siapa yang diwaspadai?
sains | 20:26 WIB
Banyak hujan meteor yang akan meramaikan Desember 2022, juga ada beberapa fenomena langit lainnya.
sains | 09:47 WIB
Ilmuwan temukan cara untuk memprediksi stroke dan serangan jantung, AI dan sinar X jadi solusi.
sains | 00:21 WIB
Virus zombie yang selama ini terperangkap ini ditemukan oleh para ilmuwan di lapisan tanah yang membeku atau permafrost yang terdapa di Siberia, Rusia.
sains | 13:54 WIB
Canggih, Honda dan sejumlah pabrikan mobil lain mulai kembangkan kendaraan dengan jenis bahan bakar baru.
sains | 13:52 WIB
Gunung terbesar ini meletus akhir pekan lalu (27/11/2022). Berikut fakta uniknya.
sains | 20:23 WIB
BMKG menjelaskan kalau angin laut telah mendorong ikan kecil tersebut mengikuti arus hingga terdampar di pesisir pantai.
sains | 14:25 WIB
Perusahaan pertambangan Afrika Selatan, memperoleh kendali atas Keliber, produsen bahan kimia baterai Finlandia, dengan mengakuisisi sekitar 55% sahamnya
sains | 20:53 WIB
Collider ini membantu para ilmuwan untuk menemukan keberadaan partikel elementer Boson Higgs.
sains | 20:10 WIB
Selama ini peternakan dituding sebagai salah satu sumber polusi, khususnya peternakan sapi.
sains | 17:44 WIB
Ini adalah bukti sahih bahwa minuman beralkohol bisa menurunkan kecerdasan.
sains | 16:12 WIB
Pelaku diduga adalah anak bungsu, yang nekat memberikan racun ke minuman keluarganya.
sains | 14:47 WIB
Sesar lembang berada di kawasan Jawa Barat dan diketahui masih aktif hingga saat ini.
sains | 16:46 WIB
Menurut catatan BMKG, kemunculan gempa susulan yang terekam terus mengalami penurunan.
sains | 18:31 WIB
Bakteri yang lama terpendam di balik lapisan es, kini siap kembali merebak dan berpotensi membahayakan manusia.
sains | 21:45 WIB
Rupanya manusia punya kemiripan otak dengan gurita, apa artinya?
sains | 21:30 WIB
Tampilkan lebih banyak