Anjing Dapat Memergoki Orang yang Diam-Diam Stres, Indra Penciuman Jadi Kunci

Rupanya anjing bisa mengetahui stres tidaknya orang berdasarkan baunya, lho!

Cesar Uji Tawakal
Minggu, 30 Oktober 2022 | 21:53 WIB
Ilustrasi anjing. (Pixabay/ huoadg5888)

Ilustrasi anjing. (Pixabay/ huoadg5888)

Hitekno.com - Pada manusia, stres dikaitkan dengan perubahan fisiologis yang berbeda, termasuk peningkatan denyut jantung, tekanan darah, pernapasan, dan pelepasan epinefrin dan kortisol ke dalam aliran darah.

Untuk tujuan penelitian, "stres" didefinisikan sebagai respons fisiologis dan psikologis terhadap situasi yang menantang.

Baca Juga: - Mengenal Apa Itu Savefrom Lengkap dengan Fungsi dan Cara Pakai - Deretan Aplikasi untuk Translate Inggris ke Indonesia selain Google Translate, Gratis! - 10 Jutsu Terlarang Paling Menakutkan di Naruto, Rasengan Kalah Kelas! - Profil dan Biodata BTR Ashaa, Roster Bigetron LUX yang Bikin Banyak Penggila E-Sport Kesengsem - Berdasarkan Shio, Karakter One Piece Manakah Kamu?

Dilansir dari Sputnik News, Amerika Serikat telah melatih anjing untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan manusia selama beberapa waktu.

Sekarang, sebuah studi baru menegaskan bahwa anjing juga dapat mencium perubahan halus dalam biologi manusia dengan akurasi yang mengejutkan. Penelitian ini terbukti berguna dalam pelatihan anjing terapi, kata para ilmuwan.

Para ilmuwan telah mengetahui bahwa kadar kortisol jangka panjang pada anjing mencerminkan kadar kortisol pemiliknya melalui proses yang disebut "penularan emosional," yang merupakan fenomena yang menggambarkan proses di mana keadaan emosional antara individu dicerminkan terlepas dari olahraga (yang dapat menyebabkan lonjakan kortisol).

Para peneliti ingin tahu bagaimana, tepatnya, anjing mendeteksi tingkat stres pemiliknya, dan apakah indikatornya melampaui visual.

Ilustrasi anjing dan pemiliknya. (Pixabay/ Helena Sushitskaya)
Ilustrasi anjing dan pemiliknya. (Pixabay/ Helena Sushitskaya)

Para ilmuwan di Queen's University Belfast melakukan studi pertama dari jenisnya yang membandingkan sampel biologis dasar dengan sampel biologis 36 orang di bawah tekanan yang diinduksi secara eksperimental.

Para peneliti mengumpulkan sampel keringat dan napas dari peserta sebelum dan sesudah diberi soal matematika yang sulit dipecahkan. Kemudian, mereka memilih sampel dari individu yang detak jantung dan tekanan darahnya meningkat saat memecahkan masalah, menunjukkan stres.

Sampel "stres" dan sampel "santai" kemudian disusun dalam barisan di mana anjing diajari cara mengidentifikasi sampel yang benar.

"Temuan menunjukkan bahwa kita, sebagai manusia, menghasilkan bau yang berbeda melalui keringat dan napas kita ketika kita stres dan anjing dapat membedakan ini dari bau kita ketika santai - bahkan jika itu adalah seseorang yang tidak mereka kenal," kata Clara Wilson, seorang mahasiswa PhD di Queen's University Belfast School of Psychology, dalam sebuah rilis.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa anjing, tidak seperti manusia, tidak perlu bergantung pada isyarat visual atau audio untuk memperhatikan ketika seseorang stres.

Para peneliti mengatakan bahwa temuan itu akan "membantu menjelaskan lebih banyak tentang hubungan manusia-anjing dan menambah pemahaman kita tentang bagaimana anjing dapat menafsirkan dan berinteraksi dengan keadaan psikologis manusia."

Studi ini juga menarik perhatian pada seberapa jauh anjing yang lebih bergantung pada hidung mereka untuk "melihat" dunia di sekitar mereka.

Ilustrasi anjing sebagai hewan peliharaan yang setia. (Pixabay/ Steve Bidmead)
Ilustrasi anjing sebagai hewan peliharaan yang setia. (Pixabay/ Steve Bidmead)

Helen Parker, yang memiliki Treo, salah satu peserta anjing penelitian, mengatakan bahwa dia melihat Treo lebih selaras dengan barometer emosional di rumahnya setelah berpartisipasi dalam penelitian.

"Studi ini membuat kami lebih sadar akan kemampuan anjing untuk menggunakan hidung mereka untuk 'melihat'' dunia. Kami percaya penelitian ini benar-benar mengembangkan kemampuan Treo untuk merasakan perubahan emosi di rumah. Studi ini memperkuat bagi kami bahwa anjing adalah hewan yang sangat sensitif dan intuitif dan ada nilai besar dalam menggunakan apa yang mereka lakukan terbaik – mengendus!"

Tim peneliti berharap bahwa temuan ini akan berkontribusi pada pelatihan anjing layanan dan dukungan emosional yang ditugaskan untuk menanggapi stres akut pada pemiliknya.

Studi lebih lanjut diperlukan, kata mereka, untuk mendeteksi kerangka waktu di mana bau dapat dideteksi.

Penelitian ini dipublikasikan di jurnal PLOS One.

Berita Terkait

TERKINI

Target pembangunan PLTN ini dalam rangka mendukung upayapemerintah dalam mencapai karbon netral atau netzero emisi.
sains | 15:36 WIB
Bagaimana proses terjadinya erupsi gunung berapi ini? Peristiwa erupsi gunung berapi ini berhubungan dengan naiknya magma dari dalam perut Bumi.
sains | 13:23 WIB
Di Indonesia ada empat tingkatan status gunung berapi yang harus kamu ketahui.
sains | 13:15 WIB
Satelit Starlink telah menimbulkan bahaya bagi pesawat ruang angkasa lain yang mengorbit serta orang-orang di darat, kok bisa?
sains | 18:39 WIB
Mineral ini belum bisa diklasifikasikan jenisnya, belum pernah ada di alam?
sains | 18:16 WIB
Biar makin tahu, simak sederet fakta unik terkait pembelahan sel, kali aja butuh contekan ujian.
sains | 11:13 WIB
Gempa ini juga terasa sampai Yogyakarta.
sains | 20:44 WIB
BMKG sering menampilkan skala MMI pada peringatan saat gempa terjadi.
sains | 18:27 WIB
Ada tujuh fasilitas nuklir di Cianjur yang dipastikan dalam kondisi aman saat ini.
sains | 11:13 WIB
Traktor tersebut dapat mengumpulkan dan menganalisis data tanaman setiap hari dan dapat memproses data dari alat saat ini dan generasi berikutnya yang dilengkapi dengan sensor dan pencitraan
sains | 21:01 WIB
Fosil ini diduga merupakan spesies lain yang berhubungan dengan Tyrannosaurus rex.
sains | 20:36 WIB
Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat sedang merancang sistem peringatan dini serangan, tapi bukan untuk mewaspadai alien. Lantas siapa yang diwaspadai?
sains | 20:26 WIB
Banyak hujan meteor yang akan meramaikan Desember 2022, juga ada beberapa fenomena langit lainnya.
sains | 09:47 WIB
Ilmuwan temukan cara untuk memprediksi stroke dan serangan jantung, AI dan sinar X jadi solusi.
sains | 00:21 WIB
Virus zombie yang selama ini terperangkap ini ditemukan oleh para ilmuwan di lapisan tanah yang membeku atau permafrost yang terdapa di Siberia, Rusia.
sains | 13:54 WIB
Canggih, Honda dan sejumlah pabrikan mobil lain mulai kembangkan kendaraan dengan jenis bahan bakar baru.
sains | 13:52 WIB
Gunung terbesar ini meletus akhir pekan lalu (27/11/2022). Berikut fakta uniknya.
sains | 20:23 WIB
BMKG menjelaskan kalau angin laut telah mendorong ikan kecil tersebut mengikuti arus hingga terdampar di pesisir pantai.
sains | 14:25 WIB
Tampilkan lebih banyak