Sains

Ditemukan 30 Mumi Tersembunyi di Bangunan Hangus Terbakar

Tidak seperti penemuan makam lainnya yang ditemukan di perbukitan berbatu, makam khusus ini unik karena ditemukan di dalam bangunan di tanah yang lebih besar.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi mumi. (pixabay/albertr)
Ilustrasi mumi. (pixabay/albertr)

Hitekno.com - Para arkeolog menemukan 30 mumi dalam sebuah ruangan di bangunan yang telah hangus terbakar. Bagamaina mumi sebanyak ini ada di sana?

Dikutip dari Suara.com, bangunan tempat penemuan 30 mumi ini berada di dekat Sungai Nil di Aswan, Mesir.

Diketahui mumi ini telah berusia sekitar 2.000 tahun, ditemukan dalam makam keluarga dan berisi beberapa orang tua yang menderita radang sendi hingga bayi yang baru lahir.

Meskipun para arkeolog belum menentukan tanggal makam tersebut, tim ahli menduga satu keluarga menguburkan jenazah mereka di dalamnya selama beberapa generasi, sejak abad pertama SM hingga abad ketiga M.

Makam baru ini adalah salah satu dari 300 makam lain yang ditemukan di sekitar Mausoleum Aga Khan, sebuah struktur granit yang dibangun pada abad ke-20 dan terletak di atas bukit kecil di sepanjang Sungai Nil.

Tidak seperti penemuan makam lainnya yang ditemukan di perbukitan berbatu, makam khusus ini unik karena ditemukan di dalam bangunan di tanah yang lebih besar.

Para ahli menduga karena posisinya terletak di sepanjang lembah akses ke pemakaman, struktur tersebut digunakan sebagai bangunan suci di mana pengorbanan dipersembahkan kepada dewa Khunum, dewa pencipta dan pelindung banjir di Nil.

Ilustrasi mumi. (Pixabay/Skitterphoto)
Ilustrasi mumi. (Pixabay/Skitterphoto)

"Kami juga menemukan tanda-tanda bahwa dinding struktur terbakar, mungkin dari upacara persembahan. Tetapi beberapa tanda api mungkin juga dibuat oleh perampok kuburan," kata Patrizia Piacentini, profesor dari Egyptology and Egypt Archaeology di University of Milan.

Selain mumi, para arkeolog juga menemukan tulang binatang, sisa-sisa tumbuhan, dan meja persembahan di dalam bangunan yang terbakar itu.

Beberapa mumi masih terpelihara dengan sangat baik. Para peneliti pun menemukan pisau dengan bilah besi dan gagang kayu, kemungkinan besar digunakan oleh penjarah kuburan.

Penggalian tersebut merupakan kerja sama antara Aswan and Nibian Antiquities Zone di Mesir dan University of Milan di Italia.

Hingga kini, para ahli terus menganalisis dan menentukan tanggal temuan, sebagaimana melansir laman Livescience, Jumat (28/1/2022).

Itulah penemuan 30 mumi dalam sebuah rumah hangus terbakar di dekat sungai Nil, Mesir. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Berita Terkait