Sains

Serius Buru UFO, China Bakal Gunakan Teknologi AI

Militer China tengah mengumpulkan data untuk dipelajari teknologi AI tersebut.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi UFO. (Pixabay)
Ilustrasi UFO. (Pixabay)

Hitekno.com - Militer China dilaporkan bakal menggunakan kecerdasan buatan atau teknologi AI dalam melakukan pelacakan benda terbang tak dikenal yang sering disebut UFO.

Menjadi bukti seriusnya militer China dalam berburu UFO, bahkan sampai menyiapkan teknologi AI dalam melakukan pelacakan.

Menurut Chen Li dari Air Force Early Warning Academy, pemerintah tampaknya kewalahan dalam beberapa tahun terakhir oleh tingginya jumlah penampakan langit oleh militer dan warga sipil.

"Sering terjadinya kondisi udara tak dikenal dalam beberapa tahun terakhir memberi tantangan berat bagi keamanan pertahanan udara negara kita," tulis Chen dalam laporan 2019 kepada para ilmuwan Beijing.

Organisasi tersebut semakin mengandalkan kecerdasan buatan karena teknologi itu dapat menghubungkan informasi dari waktu dan lokasi berbeda, dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh otak manusia.

Ilustrasi UFO. (Pixabay)
Ilustrasi UFO. (Pixabay)

 

Dilansir dari The Independent, Selasa (8/6/2021), militer China, People’s Liberation Army, mengumpulkan sejumlah data mentah dari stasiun radar militer, pilot angkatan udara, kantor polisi, dan observatorium.

Data-data itu akan diproses oleh militer daerah, mentransfernya ke database nasional, dan dianalisis berdasarkan perilaku, desain, bahan, dan radioaktivitas.

Kecerdasan buatan dapat mengkorelasikan data, seperti apakah UFO muncul selama peristiwa politik atau militer, informasi satelit cuaca, atau fenomena alam, untuk lebih menentukan kemungkinan asal objek tak dikenal.

Berbeda dari Amerika Serikat, satu-satunya waktu ketika China secara resmi mengonfirmasi penampakan UFO adalah pada 1998.

Saat dua jet militer harus mencegat objek yang terbang rendah dan tampak seperti "jamur" dengan dua sinar lampu dari pusatnya.

Saat didekati, objek tersebut meningkatkan kecepatan hingga mencapai lebih dari 20.000 meter dan menghilang secara misterius.

Di sisi lain, NASA sendiri juga ikut melakukan pemeriksaan terhadap benda-benda aneh yang dilihat oleh pilot Angkatan Laut.

Bisakah militer China temukan UFO dengan memanfaatkan teknologi AI tersebut? (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Berita Terkait