Sains

Pertama dalam Sejarah, Solar Orbiter Berhasil Rekam Ledakan Matahari

Ledakan Matahari ini menjadi momen pertama dalam sejarah bahkan sebelum misi Solar Orbiter resmi dimulai.

Amelia Prisilia

Ilustrasi Matahari. (Pixabay/WikiImages)
Ilustrasi Matahari. (Pixabay/WikiImages)

Hitekno.com - Ditugaskan khusus untuk mempelajari Matahari, Solar Orbiter belum lama ini berhasil merekam ledakan Matahari yang selama ini menjadi rahasia dan sulit diamati.

Solar Orbiter yang berhasil merekam ledakan Matahari ini menjadi momen pertama dalam sejarah bahkan sebelum misi Solar Orbiter resmi dimulai oleh para ilmuwan.

Dilansir dari Space.com, pada Februari 2021 lalu, para ilmuwan berhasil menyaksikan momen istimewa saat terjadi dua pelepasan massa koronal yang terjadi saat Matahari memuntahkan gumpalan atmosfer ke luar angkasa.

Momen ini berhasil direkam tepat saat jarak pesawat luar angkasa memungkinkan Solar Orbiter untuk dapat melihat bagian Matahari yang justru tidak dapat dipantau dari Bumi.

Rekaman momen ini lalu dibawa kembali ke Bumi melewati proses yang sangat lambat. Tidak sabar menanti kedatangan rekaman ini, para ilmuwan mengaku dibuat penasaran untuk meneliti momen langka tersebut.

Ledakan Matahari yang direkam Solar Orbiter. (ESA)
Ledakan Matahari yang direkam Solar Orbiter. (ESA)

Solo Orbiter Heliospheric Imager atau SoloHI menjadi instrumen pertama yang berhasil merekam lontaran massa koronal Matahari pada 12 Februari 2021 dan 13 Februari 2021 lalu.

Tiga instrumen Solar Orbiter yang berada di tiap wilayah berbeda mampu melaksanakan tugasnya dan menghasilkan pemandangan yang membentang dari permukaan Matahari hingga lebih dari 20 kali lebar Matahari.

Berhasil mendapatkan rekaman ledakan Matahari dari tiga instrumen yang berbeda, secara keseluruhan, ilmuwan berhasil mendapat momen pelepasan massa koronal dari perspektif global yang sebelumnya sulit dipahami.

Rekaman ledakan Matahari ini mampu memberikan gambaran bagi para ilmuwan mengenai kutub Matahari untuk pertama kalinya. Sebagai informasi, Solar Orbiter merupakan misi yang dijalankan oleh European Space Agency (ESA) dan NASA.

Berita Terkait