Sains

Ilmuwan Deteksi Sinyal Radio Misterius di Bima Sakti, Apakah Alien?

Biasanya sinyal radio misterius ditemukan di luar Bima Sakti, namun yang ini berbeda.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi luar angkasa. (Pixabay/lumina_obscura)
Ilustrasi luar angkasa. (Pixabay/lumina_obscura)

Hitekno.com - Luar angkasa masih menyimpan banyak misteri. Termasuk temuan ilmuwan, yang mendeteksi adanya sinyal radio misterius di galaksi Bima Sakti.

Sinya radio misterius yang dikenal sebagai Fast Radio Bursts (FRB) umumnya ditemukan di luar galaksi Bima Sakti.

Namun kali ini ilmuwan menganggap fenomena yang tidak wajar. Tidak lain karena berada di dalam galaksi tempat Bumi kita berada.

Gelombang radio yang dideteksi para ilmuwan diduga berasal dari ledakan radiasi sepanjang milidetik dan dipancarkan oleh magnestar, sejenis bintang dengan medan magnet yang sangat kuat, yang jaraknya sekitar 14.000 tahun cahaya dari Bumi.

Meski begitu, asal usul mereka tidak diketahui. Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa gelombang energik adalah hasil dari ledakan kosmik, sementara para penganut teori konspirasi menilai bahwa gelombang radio itu adalah sinyal yang dikirim oleh alien.

Ilustrasi luar angkasa. (Pixabay/ PublicDomainPictures)
Ilustrasi luar angkasa. (Pixabay/ PublicDomainPictures)

 

"Ini adalah hubungan pengamatan pertama yang antara magnetar dan Fast Radio Bursts," kata astrofisika Dr Sandro Mereghetti dari Institut Nasional Astrofisika di Italia, seperti dikutip dari New York Post, Selasa (4/8/2020).

"Ini benar-benar merupakan sebuah penemuan besar, dan membantu para ilmuwan untuk mencari tahu dari mana fenomena misterius ini berasal," imbuhnya.

Diambil oleh teleskop radio di seluruh dunia pada bulan April, FRB ini merupakan yang pertama terdeteksi di galaksi Bima Sakti.

Fast Radio Bursts (FRB) sendiri merupakan gelombang radio masif yang hanya muncul sekejap, namun menghasilkan energi yang sangat besar.

Karena waktu kemunculannya yang singkat, para ilmuwan kesulitan untuk mempelajari mereka, sejak FRB pertama kali ditemukan pada 2007.

Itulah temuan Ilmuwan yang mendeteksi adanya sinyal radio misterius di galaksi Bima Sakti. (Suara.com/ Tivan Rahmat).

Berita Terkait