Sains

Tak Semua Makhluk Suka Musik, Hewan Ini Bisa Stres Jika Mendengarnya

Ikan ini terbukti stres setelah menerima gelombang suara dari festival musik di dekat perairan.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi toadfish. (Pixabay/ PublicDomainImages)
Ilustrasi toadfish. (Pixabay/ PublicDomainImages)

Hitekno.com - Sebagian dari kita mungkin akan sangat antusias jika menyambut festival musik. Tak semua makhluk suka musik, spesies hewan ini justru stres sebagai akibat tekanan dari suara serta dentuman musik.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal Environmental Pollution mengungkapkan bahwa toadfish atau ikan toado tidak terlalu tertarik pada kebisingan.

Bahkan mereka juga dapat stres sehingga bisa berdampak pada kemampuan reproduksi.

Danielle McDonald, profesor biologi dan ekologi kelautan dari University of Miami menjelaskan bahwa ikan toadfish dapat stres jika mendengarkan musik keras seperti saat mereka menghadapi predatornya.

"Respons stres mirip dengan apa yang akan dialami toadfish ketika mendengar lumba-lumba hidung botol, sang pemangsa toadfish," kata Danielle McDonald dalam press release-nya.

Objek penelitian toadfish. (Miami University/ Tony Winton)
Objek penelitian toadfish. (Miami University/ Tony Winton)

 

Toadfish dinamai demikian berkat mulut mereka yang mirip dengan kodok (toad).

Penelitian mengamati perilaku ikan toado di sekitar Virginia Key, Florida, Amerika Serikat, sebuah tempat di mana Ultra Music Festival diadakan pada tahun 2019.

Analisis darah pada hewan menunjukkan bahwa toadfish mengalami peningkatan kortisol sebanyak 4 hinggga 5 kali lipat. Kortisol merupakan hormon yang terkait dengan stres.

Tingkat stres pada toadfish langsung meningkat akibat tekanan suara musik di sampingnya. (Journal Environmental Pollution)
Tingkat stres pada toadfish langsung meningkat akibat tekanan suara musik di sampingnya. (Journal Environmental Pollution)

 

Untuk memahami responnya, para peneliti menempatkan alat perekam baik di atas maupun di bawah air terutama pada habitat ikan toado.

Mereka juga meletakkan sebuah akuarium berisi ikan toade di dekat panggung.

"Rekaman mengungkapkan bahwa intensitas suara meningkat 7-9 desibel dalam akuarium ikan toado dan 2-3 desibel di perairan terdekat dalam rentang frekuensi rendah di mana ikan paling sensitif terhadap perubahan tekanan suara," kata peneliti lain bernama Claire Paris, profesor ilmu kelautan di UM Rosenstiel School.

Jurnal penelitian toadfish yang stres setelah mendengar konser musik. (Twitter/ DrAlistairDove)
Jurnal penelitian toadfish yang stres setelah mendengar konser musik. (Twitter/ DrAlistairDove)

 

Dilansir dari IFLScience, polusi suara di lingkungan air diketahui menyebabkan stres serta berbagai gangguan fisiologis dan perilaku termasuk komunikasi, pendengaran, perilaku pemijahan, dan reproduksi.

Sebagai informasi, ikan toado jantan akan mengecilkan suara panggilan kawin hingga 50 persen ketika mendengar suara lumba-lumba mendekat.

Respon yang sama ternyata dialami toado ketika gelombang suara festival musik menghampiri perairan pada habitat hewan tersebut.

Berita Terkait