Sains

Langka, Ilmuwan Merekam Paus Bungkuk Ketika Menyusui Anaknya

Kamu bisa melihat dalam jarak dekat ketika paus bungkuk menyusui anaknya.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Paus bungkuk dan anaknya. (YouTube/ MMRP UH)
Paus bungkuk dan anaknya. (YouTube/ MMRP UH)

Hitekno.com - Menyusui merupakan proses yang cukup mudah bagi mamalia darat ketika mereka melakukannya. Namun sebagian dari kita mungkin akan berpikir bagaimana mamalia laut seperti paus bungkuk dalam menyusui anaknya.

Sebuah proyek penelitian oleh ilmuwan ini berhasil merekam dalam jarak dekat ketika paus bungkuk melakukan aktivitas menyusui (nursing) kepada anaknya.

Hal itu cukup langka karena peneliti menjelaskan bahwa rekaman tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya, terutama mengenai aktivitas paus bungkuk.

Dalam rilis resmi yang diunggah oleh University of Hawaii, kita bisa melihat dalam video pada jarak dekat ketika anak paus (calf) mengonsumsi semacam cairan susu pada induknya.

Proyek penelitian merupakan kolaborasi ilmuwan dari Marine Mammal Research Program (MMRP) University of Hawaii, Goldbogen Lab Stanford University dan Friedlander Lab University of California.

Anak paus bungkuk ketika menyusu kepada induknya.  (YouTube/ MMRP UH)
Anak paus bungkuk ketika menyusu kepada induknya. (YouTube/ MMRP UH)

 

"Kita benar-benar dapat melihat apa yang dilihat dan ditemui hewan-hewan ini sendiri. Itu adalah rekaman unik dan langka yang kami peroleh, di mana itu memungkinkan kami untuk meneliti serangkaian aktivitas menyusui paus bungkuk," kata Direktur MMRP", Lars Bejder.

Dalam video, kita bisa melihat pemandangan luar biasa.

Seekor anak paus dengan hati-hati menavigasi ke perut ibunya untuk menelan camilan seperti susu.

Ikan-ikan kecil yang "oportunis" ikut bergabung mengambil sisa-sisa detritus laut yang lepas selama sesi pemberian makanan, ketika embusan susu yang hilang ikut hanyut di sekitarnya.

Untuk merekam video menakjubkan ini, para peneliti menempelkan label suction-cup non-invasif yang dilengkapi dengan kamera, perekam akustik, sensor tekanan, dan akselerometer ke tujuh ekor anak paus bungkuk.

Dikutip dari Gizmodo, paus bungkuk dikenal sebagai salah satu mamalia terbesar di laut yang dapat tumbuh hingga 16 meter.

Data yang dikumpulkan dari suction-cup memungkinkan tim untuk mengukur waktu dan durasi terkait perilaku menyusui dan istirahat paus bungkuk.

Penelitian juga mencoba mengungkapkan bagaimana anak paus berinteraksi dengan induk serta ikan paus lainnya.

Proyek penelitian dan perekaman mengenai ikan paus yang menyusui anaknya tersebut dilakukan pada bulan Februari 2020 di lepas pantai pulau Maui, pulau terbesar kedua di Kepulauan Hawaii.

Berita Terkait