Sains

Dianggap Punah, Macan Kumbang Sri Lanka Muncul Lagi

Tak hanya satu, ilmuwan menemukan empat ekor macan kumbang Sri Lanka sekaligus.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi macan kumbang. (Pixabay/ Ian Lindsay)
Ilustrasi macan kumbang. (Pixabay/ Ian Lindsay)

Hitekno.com - Beberapa tahun lalu, seekor macan kumbang hitam ditemukan di Sri Lanka, tetapi sudah mati dalam perangkap. Hewan tersebut dianggap sebagai yang terakhir dari jenisnya.

Department of Wildlife Conservation (DWC) atau Departemen Konservasi Satwa Liar Sri Lanka mengonfirmasi bahwa peneliti mereka telah menemukan macan kumbang hitam langka Sri Lanka.

Sebelumnya, macan kumbang Sri Lanka telah dianggap punah oleh para ilmuwan.

Rekaman dari kamera tersembunyi menjadi bukti bahwa beberapa kumbang asli Sri Lanka tidak punah sepenuhnya.

Black panther atau macan kumbang adalah varian warna melanistik dari semua spesies kucing besar.

Macan kumbang hitam terekam kamera. (YouTube/ Newsfirst Sri Lanka)
Macan kumbang hitam terekam kamera. (YouTube/ Newsfirst Sri Lanka)

 

Spesies black panther di Asia dan Afrika dikenal sebagai leopard atau macan tutul (Panthera pardus) sedangkan di Amerika dikenal sebagai jaguar (Panther onca).

Macan kumbang Sri Lanka (Panthera pardus kotiya) sangat langka karena spesies macan tutul sendiri (Panthera pardus) hanya tersisa 700 hingga 950 ekor saja di negara tersebut.

Berdasarkan penelitian, hanya ada sekitar 11 persen dari macan tutul yang mengalami perubahan warna melanistik.

Peneliti dari DWC menyiapkan sejumlah kamera yang bertujuan merekam penampakan hewan langka di hutan sekitar lereng Gunung Puncak Adam.

Tak disangka, mereka justru berhasil merekam keberadaan macan kumbang hitam asli Sri Lanka yang sebelumnya dianggap telah punah.

Bukan hanya satu ekor saja, namun peneliti menemukan empat ekor sekaligus yang terdiri dari macan kumbang hitam betina, jantan, dan dua anaknya.

Bagian tubuh yang terkenal pada macan kumbang hitam adalah sifat mantel atau kulitnya yang mengalami proses adaptasi melanisme.

Dikutip dari IFLScience, melanisme merupakan mutasi genetik yang memberi hewan tingkat melanin pigmen yang sangat tinggi.

Itu membuat bulu mereka berwarna hitam legam dengan bintik-bintik halus serta pola roset untuk menyamar di kegelapan.

Melanisme pada dasarnya adalah kebalikan dari albinisme, yang menyebabkan warna sangat pucat karena kurangnya pigmen.

"Macan kumbang hitam Sri Lanka diyakini telah memperoleh karakteristik uniknya karena mutasi warna. Dari delapan spesies macan kumbang yang hidup di dunia, sub-spesies macan kumbang Sri Lanka luar biasa karena populasinya yang sangat terbatas," kata Hasini Sarachchandra, juru bicara DWC.

Karena telah ditemukan, misi selanjutnya DWC adalah melindungi macan kumbang Sri Lanka agar tidak punah.

Berita Terkait