Sains

Kaget Setelah Pesta Kembang Api, Mata Anjing Ini Menjadi Buta

Anjing ini mengalami trauma mata setelah mendengar pesta kembang api yang terlalu bising.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi pesta kembang api dan anjing buta. (Kolase Pixabay dan Facebook)
Ilustrasi pesta kembang api dan anjing buta. (Kolase Pixabay dan Facebook)

Hitekno.com - Sebuah kasus langka membuat pemilik hewan peliharaan ini menjadi sangat sedih. Bagaimana tidak, hanya karena pesta kembang api yang sangat berisik di luar rumah, seekor anjing kesayangannya menjadi buta.

Margaret Adams (85) menyayangi Suzy karena hewan itu selalu setia menemaninya setelah Margaret ditinggal mati oleh sang suami.

Saat bersantai di dalam rumah dan menikmati Bonfire Night, Margaret mengamati bahwa Suzy bertindak sangat aneh.

Bonfire Night adalah acara tahunan yang diikuti dengan pesta kembang api di Inggris setiap tanggal 5 November.

Suzy langsung menggonggong dan terlihat ketakutan sambil mencoba memanjat dinding serta pergi ke sudut yang gelap.

Suzy menjadi buta setelah trauma pada pesta kembang api. (Facebook/ Margaret Adams)
Suzy menjadi buta setelah trauma pada pesta kembang api. (Facebook/ Margaret Adams)

 

Keesokan paginya, Margaret sangat kaget karena melihat kondisi mata hewan peliharaannya yang sangat berbeda.

Setelah diperiksa ke dokter hewan, sang dokter menjelaskan bahwa Suzy menderita trauma di sekitar mata.

Itu menyebabkan mata Suzy "melompat keluar" dan ia menderita glaukoma.

Trauma mata yang menyebabkan glaukoma tersebut membuat Suzy menderita kebutaan sehingga ia tidak dapat melihat lagi.

Susan Peterson dan anjingnya yang berumur 18 minggu ketika masih hidup. (Facebook/ Susan Peterson)
Susan Peterson dan anjingnya yang berumur 18 minggu ketika masih hidup. (Facebook/ Susan Peterson)

 

Kini Margaret patah hati dan bergabung dengan aktivis lainnya untuk memperjuangkan aturan baru pada penyalaan kembang api.

Susan Paterson juga menjadi korban sebuah pesta kembang api di dekat rumahnya.

Anjing peliharaan berusia 18 minggu yang diberi nama Molly harus mati karena mengalami serangan jantung saat mendengar pesta kembang api.

Dikutip dari UNILAD, Susan Paterson membuat petisi online agar pemerintah Inggris mengubah peraturan yang tertuang dalam 2003 Fireworks Act atau Undang-Undang Kembang Api 2003.

Petisi online untuk melindungi hewan peliharaan dari stres kerena pesta kembang api. (Change.org)
Petisi online untuk melindungi hewan peliharaan dari stres kerena pesta kembang api. (Change.org)

 

Mereka meminta pemerintah agar menurunkan desibel maksimum yang diizinkan untuk pesta kembang api pribadi dari 120 menjadi 97.

Susan Paterson dan aktivis lainnya menjelaskan bahwa banyak hewan peliharaan yang terganggu kesehatannya bahkan kemudian mati karena pesta kembang api.

Kini, petisi untuk melindungi hewan peliharaan dari gangguan bising pesta kembang api telah ditandatangani lebih dari 500 ribu orang.

Berita Terkait