Sains

Tujuh Harimau Ditemukan Mati di Dalam Mobil, Polisi Tangkap Tersangkanya

Tujuh harimau ini menjadi bukti masih maraknya perdagangan hewan liar ilegal di Vietnam.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi harimau. (Pixabay/ Free-Photos)
Ilustrasi harimau. (Pixabay/ Free-Photos)

Hitekno.com - Sebanyak 7 bangkai harimau beku ditemukan pada sebuah mobil di Hanoi, Vietnam. Kepolisian setempat langsung menangkap pelaku penyelundupan hewan liar yang dilindungi keberadaannya.

Salah satu kelompok pimpinan penyelundupan bernama Nguyen Huu Hue telah ditangkap oleh kepolisian setempat.

Menurut laporan dari surat kabar lokal, Cong An Nhan Dan, Hue diyakini telah menyelundupkan hewan dari negara tetangga, Laos, selama bertahun-tahun.

Pada hari Kamis (25/07/2019), kepolisian Vietnam menangkap Nguyen Huu Hue bersama dua orang lainnya di tempat parkir mobil.

"Hue mendirikan sebuah perusahaan yang menjual bahan bangunan untuk menutupi kegiatan perdagangan ilegal harimau dan satwa liar," kata Cong An Han Dan, juru bicara Kementerian Keamanan Publik Vietnam.

Dalam foto yang beredar, ketujuh harimau yang beredar masih dalam kategori anak-anak.

Ilustrasi induk harimau beserta anaknya. (Pixabay/ Christine Sponchia)
Ilustrasi induk harimau beserta anaknya. (Pixabay/ Christine Sponchia)

 

Dikutip dari Asia One, masih belum jelas apakah ketujuh harimau berasal dari alam atau peternakan harimau ilegal dari Laos.

Vietnam merupakan pusat konsumsi dan rute penyelundupan populer untuk satwa liar.

Banyak pemburu dan pedagang satwa liar ilegal menyediakan taring gajah, trenggiling, cula badak, dan tulang harimau.

Sebagian hewan ilegal dikonsumsi secara lokal di Vietnam, sementara sisanya diselundupkan ke China.

Para konservasionis menilai hukum di Vietnam masih lemah dalam menyikapi perdagangan hewan ilegal meski sebelumnya Hanoi sudah berkomitmen untuk memberantasnya.

Tujuh harimau ditemukan mati di dalam mobil. (Facebook/ iamatigeradvocate)
Tujuh harimau ditemukan mati di dalam mobil. (Facebook/ iamatigeradvocate)

 

Populasi harimau (Panthera tigris) di alam mulai menyusut dalam 10 tahun terakhir, dan mereka sudah masuk dalam IUCN Red List sebagai hewan yang terancam punah (Threatened).

Tulang harimau biasanya digunakan sebagai bahan ramuan khusus yang dipercaya sebagai obat kuat dan penyembuh radang sendi.

Bersama dengan arak beras, tulang harimau akan direbus dan sarinya dijual untuk bahan pengobatan tradisional.

Para konservasionis menyatakan bahwa pasar gelap untuk perdagangan ilegal tulang harimau masih marak di Vietnam sehingga keberadaan harimau semakin berkurang.

Berita Terkait