Sains

Masih Aktif, Robot NASA Nampak Menjelahi Planet Mars

Robot NASA satu ini masih aktif menjelajahi Planet Mars.

Agung Pratnyawan

Curiosity, robot NASA di Mars. (NASA)
Curiosity, robot NASA di Mars. (NASA)

Hitekno.com - Badan antariksa Amerika Serikat, NASA telah menerjunkan robot Curiosity dan Opportunity ke Planet Mars. Beda dengan Oppotunity, robot NASA satu ini masih aktif.

Robot nasa ini terlihat dari pencitraan satelit yang mengawasi planet tersebut. Pencitraan satelit menampilkan sebuah titik kecil di Planet Mars yang diduga adalah robot NASA tersebut.

Foto terbaru yang ditangkap NASA Mars Reconnaissance Orbiter yang mengorbit di NASA itu menunjukkan titik terang di permukaan Planet Merah. Kemungkinan besar, benda itu adalah bagian kepala robot Curiosity.

Meski terlihat kecil dari pencitraan satelit, robot Curiosity sebenarnya memiliki bobot 2 ton. Foto tersebut mengungkap, robot milik lembaga antariksa Amerika Serikat ini tengah berjalan di dekat Mount Sharp untuk melakukan penelitian.

Gunung tersebut teridentifikasi memiliki lapisan bebatuan yang bisa menjelaskan informasi seputar sejarah kawasan itu, termasuk kemungkinan adanya air.

Rencananya, misi penelitian Curiosity di Mount Sharp akan berlangsung selama beberapa tahun. Lewat penelitian ini, NASA diharapkan bisa lebih memahami kondisi wilayah yang terlihat tandus tersebut.

Sementara itu, Space melaporkan bahwa penampakkan robot Curiosity dapat terdeteksi dari pantulan sinarnya yang tertangkap kamera High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE).

Curiosity, robot NASA di Mars. (NASA)
Curiosity, robot NASA di Mars. (NASA)

 

Kamera racikan University of Arizona itu sangat sensitif dan dapat menjepret detail kecil di permukaan Mars.

Sebagai informasi, robot Curiosity pertama kali mendarat di Mars tahun 2012 dan dimotori oleh daya nuklir, sehingga dapat beroperasi dalam waktu yang lama.

Ukurannya sendiri sebesar mobil off-road agar bisa menjelajahi medan bebatuan, plus dilengkapi aneka perangkat penelitian canggih untuk memuluskan misinya.

Apakah para peneliti bisa mengontak kembali robot NASA yang berada di Planet Mars ini? (Suara.com/ Tivan Rahmat).

Berita Terkait