Sains

Dari Makhluk Mistis Hingga Berubah Hitam, Ini 5 Fakta Unik Jerapah

Lima fakta unik mengenai jerapah ini ternyata sangat menakjubkan untuk diketahui.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi jerapah yang ada di Kenya. (Pixabay/ anujohanna)
Ilustrasi jerapah yang ada di Kenya. (Pixabay/ anujohanna)

Hitekno.com - Jerapah biasanya merupakan hewan yang sangat terkenal di kebun binatang. Tak banyak yang tahu, ternyata terdapat lima fakta unik mengenai Jerapah yang tentunya membuat orang kaget.

Jerapah adalah makhluk favorit sehingga ia sering dijadikan tokoh animasi maupun karakter yang ada di barang aksesori.

Hewan yang mempunyai leher panjang ini ternyata sangat tersohor mulai tahun 1.400 dan sempat dianggap sebagai makhluk mistis.

Tak hanya itu, jerapah dapat berubah menjadi "hitam" ketika sudah mulai menua.

Selain hitam, spesies jerapah yang memiliki kelainan gen bahkan mempunyai kulit putih sempurna.

Berikut lima fakta unik mengenai jerapah yang jarang orang tahu:

1. Hanya Ada Empat Spesies

Ilustrasi jerapah di antara banya zebra di Afrika. (Pixabay/ kolibri5)
Ilustrasi jerapah di antara banya zebra di Afrika. (Pixabay/ kolibri5)

 

Tak seperti spesies lain yang biasanya memiliki subspesies, jerapah dikenal hanya memiliki 4 spesies.

Bahkan pada tahun 2016, hanya ada satu spesies yang dikenal oleh ilmuwan.

Penelitian setelahnya mengungkapkan bahwa jerapah memiliki 9 subspesies.

Namun setelah diteliti kembali menggunakan tes DNA, sembilan subspesies tersebut sebenarnya empat spesies berbeda.

Keempat spesies tersebut dikenal saat ini sebagai jerapah retikulasi (G. reticulata), jerapah Masai ( G. tippelskirchi), jerapah utara (G. camelopardalis), dan jerapah selatan (G. giraffa)

2. Hewan Kerajaan yang Dianggap Mistis

Ilustrasi Jerapah. (Pixabay/ HowardWilks)
Ilustrasi Jerapah. (Pixabay/ HowardWilks)

 

Pada tahun 1400-an, Kaisar Yongle dari China ingin menjelajahi dunia.

Dia mengirim armada kapal dalam tujuh ekspedisi yang berhasil mencapai Afrika Selatan tepatnya di Tanjung Harapan.

Yongle suka mengumpulkan hewan-hewan eksotis seperti badak, burung merak, gajah, dan beruang sebagai hadiah.

Selama ekspedisi keempat, perwakilan dari Kenya menyerahkan jerapah yang kemudian dikumpulkan bersama hewan-hewan eksotis di kapal.

Sesampainya di kerajaan, Kaisar China saat itu meminta seniman istana untuk melukis jerapah sebagai hiasan.

Jerapah menjadi satu-satunya hewan yang dilukis oleh kaisar karena dianggap sebagai qilin (makhluk mistis yang sebanding dengan unicorn di negara Barat).

3. Jerapah Sangat Terancam Punah

Ilustrasi kumpulan jerapah. (Pixabay/ mrslorettarsmith0)
Ilustrasi kumpulan jerapah. (Pixabay/ mrslorettarsmith0)

 

Gajah Afrika mungkin sangat terkenal di pemberitaan karena mereka sering diburu untuk diambil gadingnya.

Populasi gajah Afrika yang tinggal 500 ribu ekor mungkin sangat diperhatikan oleh orang.

Namun jerapah sebenarnya lebih parah lagi, populasinya jerapah liar yang tersisa tingga 90 ribu ekor.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa populasi jerapah liar telah menyusut 40 persen selama 15 tahun terakhir.

Penyusutan masif tersebut dikarenakan oleh pemburuan ilegal dan hilangnya habitat asli.

4. Jerapah Bisa Menjadi "Hitam"

Jerapah berusia hampir 10 tahun mulai menampakkan pola berwarna hitam. (Journal of Zoology/ Fred Bercovitch)
Jerapah berusia hampir 10 tahun mulai menampakkan pola berwarna hitam. (Journal of Zoology/ Fred Bercovitch)

 

Dikutip dari Listverse, sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Zoology mengungkapkan bahwa jerapah bisa menjadi "hitam".

Bukan warna hitam yang sebenarnya, hitam yang dimaksud adalah pola gelap yang banyak ditemukan di tubuh jerapah.

Peneliti menemukan bahwa pola hitam tersebut muncul setelah jerapah jantan mulai menua.

Dari 36 objek penelitian jerapah jantan, peneliti merekam perubahan pola warna yang aneh.

Jerapah bisa hidup selama 25 tahun.

Hewan tersebut, khususnya hanya yang berkelamin jantan, pola bercak warna pada tubuhnya mulai menghitam ketika menginjak usia 9 atau 10 tahun.

5. Terdapat Jerapah Putih

Ilustrasi jerapah albino. (Ishaqbini Hirola Conservancy)
Ilustrasi jerapah albino. (Ishaqbini Hirola Conservancy)

 

Pada tahun 2017, seorang warga desa di daerah Garissa, Kenya melihat keanehan setelah menemukan 2 jerapah putih.

Untungnya, hewan tersebut tak diburu dan orang itu memilih melaporkannya ke lembaga konservasi, Ishaqbini Hirola Conservancy.

Setelah ditangkap oleh peneliti dan dilindungi di penangkaran, hewan tersebut dikategorikan sebagai jerapah reticulated yang rentan.

Kondisi genetik mencegah pembentukan pigmen normal di dalam sel-sel kulit sehingga membuat jerapah itu menjadi albino.

Itulah tanda lima fakta unik tentang jerapah yang jarang orang tahu, mana menurut kamu yang paling unik?

Berita Terkait