Sains

Jadi Termungil di Dunia, Bayi Seberat Apel Ini Mampu Bertahan Hidup

Saybie lahir dengan berat 245 gram dan diperkirakan hanya mampu bertahan hidup selama beberapa jam usai kelahirannya.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Ilustrasi apel. (pixabay/Public Domain Pictures)
Ilustrasi apel. (pixabay/Public Domain Pictures)

Hitekno.com - Belum lama ini, seorang bayi seberat apel mencuri perhatian dunia. Di samping keterbatasannya, bayi termungil di dunia ini mampu bertahan hidup usai dilahirkan pada usia 23 minggu dan tiga hari.

Lahir prematur, bayi asal Amerika Serikat ini lahir pada Desember 2018 lalu. Tangguh, bayi kecil ini buktikan mampu bertahan hidup usai mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Sharp May Birch, San Diego, California.

Bayi bernama Saybie dilahirkan oleh ibunya melalui operasi caesar darurat tiga bulan lebih cepat dari jadwal. Hal ini dilakukan usai ibu Saybie didiagnosis menderita pre-eklampsia atau merupakan komplikasi kehamilan yang cukup berakibat fatal bagi ibu dan bayi.

Saybie lahir dengan berat 245 gram dan diperkirakan hanya mampu bertahan hidup selama beberapa jam usai kelahirannya. Ukuran Saybie pada saat dilahirkan hanya seukuran telapak tangan orang dewasa.

Di luar perkiraan, Saybie mampu bertahan hingga lima bulan kemudian. Dirinya diizinkan pulang dengan berat 2,5 kilogram.

Saybie, bayi termungil di dunia. (Sharp Mary Birch Hospital for Women & Newborns)
Saybie, bayi termungil di dunia. (Sharp Mary Birch Hospital for Women & Newborns)

 

Seluruh staf rumah sakit menyebut fenomena ini sebagai keajaiban. Pasalnya, Saybie menjadi bayi prematur termungil di dunia yang mampu bertahan hidup.

Jika seluruh staf rumah sakit menyebut momen kelahiran Saybie sebagai keajaiban. Sang ibu menyebut momen kelahiran Saybie sebagai hari paling menakutkan dalam hidupnya.

Bahkan sang ibu sempat begitu pesimis dan menyebut jika Saybie tidak mampu bertahan. Pasalnya, umur kandungannya pada saat itu baru menginjak usia 23 minggu.

Kelahiran bayi termungil di dunia yang seberat apel ini disebut oleh para medis sebagai micro preemie. Micro preemie terjadi pada bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 28 minggu. Bayi pada dasarnya lahir antara 37 dan 42 minggu setelah hamil.

Ilustrasi bayi. (pixabay/Rainer_Maiores)
Ilustrasi bayi. (pixabay/Rainer_Maiores)

 

Bayi termungil di dunia ini hampir tidak memiliki masalah medis apa pun yang biasanya dialami oleh para bayi yang lahir prematur. Biasanya, bayi yang lahir prematur akan mengalami pendarahan di otak dan masalah paru-paru dan jantung.

Dilansir dari BBC, rekor bayi termungil di dunia sebelumnya dipegang oleh bayi perempuan asal Jerman yang lahir dengan berat 252 gram pada tahun 2015.

Bayi lain di Jepang juga disebut sebagai bayi termungil di dunia dengan berat 268 gram yang lahir pada awal tahun 2019 lalu.

Berhasil bertahan hidup, keajaiban bayi termungil di dunia yang seberat apel ini menjadi fenomena baru dalam dunia kedokteran.

Berita Terkait