Sains

Deretan Daerah dan Negara Ini Bebas Ular, Bisa Dijelaskan Secara Ilmiah

Daerah bebas ular ini sangat cocok buat kamu yang phobia sama ular!

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi daerah di Irlandia. (Pixabay/ Brin Weins)
Ilustrasi daerah di Irlandia. (Pixabay/ Brin Weins)

Hitekno.com - Ular terkenal sebagai hewan yang licik. Berdasarkan penelitian ilmuwan, dalam 150 juta tahun mereka telah berhasil meluncur ke sebagian besar tempat di muka Bumi.

Namun mereka diketahui tidak pernah menginjakkan perut (mereka tidak punya kaki) mereka ke tempat-tempat seperti ini. Irlandia misalnya, hampir semua tempat di sana tidak memiliki ular asli.

Bahkan berdasarkan data dari ilmuwan, hewan buas tersebut tidak pernah memiliki jejak fosil di masa lalu. Terdapat beberapa alasan mengapa ular tidak mendiami suatu tempat.

Hal itu bisa disebabkan oleh suhu yang terlalu dingin, sejarah tempat tersebut, dan tidak ada media untuk mengantarkan ular itu sampai ke sana.

Sebagian besar ilmuwan berpendapat pada saat Zaman es, pulau Irlandia terlalu dingin untuk reptil sampai berakhir pada 10.000 tahun lalu.

Setelah Zaman Es berakhir, laut di sekitarnya mungkin mencegah ular bermigrasi di daerah ini.

Peta persebaran ular di seluruh dunia. (Wikimedia Commons)
Peta persebaran ular di seluruh dunia. (Wikimedia Commons)

 

Inggris yang memiliki jembatan darat ke daratan Eropa hingga sekitar 6.500 tahun yang lalu, dijajah oleh tiga spesies ular: ular berbisa, ular rumput, dan ular biasa.

Tapi hubungan tanah Irlandia dengan Inggris terputus sekitar 2.000 tahun sebelumnya oleh laut yang diakibatkan oleh gletser yang mencair.

Hewan yang berhasil mencapai Irlandia sebelum laut menjadi penghalang adalah beruang coklat, babi hutan, dan sejenis kucing liar (ular tidak masuk dalam daftar).

Ular sangat tidak bisa untuk menempati daerah yang dingin. Itulah sebabnya mereka banyak ditemukan di negara-negara sekitar Samudra Pasifik dan Hindia yang terkenal memiliki suhu hangat.

Ilustrasi salah satu pantai di Hawaii. (Pixabay/ BKD)
Ilustrasi salah satu pantai di Hawaii. (Pixabay/ BKD)

 

Daerah seperti Arktik dan Antartika 100 persen bebas ular. Demikian pula, bagian paling utara Rusia, Norwegia, Swedia, Finlandia, Kanada, dan Amerika Serikat tidak memiliki ular asli atau ular endemik.

Bagian ujung selatan Amerika Selatan juga diketahui tidak memiliki ular yang cukup banyak.

Itu membuat Alaska menjadi salah satu dari dua negara bagian AS yang bebas ular, yang lain adalah Hawaii.

Dikutip dari Popular Science, pemerintah Hawaii bahkan akan mendenda orang yang ketahuan membawa ular ke daerahnya dengan denda sebesar 200 ribu dolar AS atau Rp 2,8 miliar serta tambahan ancaman penjara 3 tahun.

Itu karena ular terkenal sebagai hewan licik ketika mereka bisa memiliki media untuk mencapai suatu tempat.

Atractaspis branchi ditemukan di habitat seperti ini. (Jurnal Zoosystematics and Evolution/ Mark-Oliver Roedel)
Atractaspis branchi atau ular dahan banyak ditemukan di habitat hangat seperti ini. (Jurnal Zoosystematics and Evolution/ Mark-Oliver Roedel)

 

Guam, salah satu wilayah AS di Pasifik, tidak memiliki spesies asli dan memang tidak memiliki ular sama sekali hingga Perang Dunia II.

Selama perang, kapal-kapal kargo secara tidak sengaja membawa ular pohon coklat ke pulau itu dan mereka telah mengambil alih.

Sekitar dua juta dari mereka sekarang hidup di hutan, memusnahkan 10 dari 12 spesies burung asli pada 1980-an.

Mereka juga mencegah sekitar 90 persen pertumbuhan pohon baru dengan memakan burung-burung yang biasanya menyebarkan benih di kotorannya.

Itulah tadi deretan daerah dan negara yang bebas ular, tertarik untuk ke sana?

Berita Terkait