Sains

Air Tanah dan Aliran Sungai Kuno Pernah Ada di Mars, Ini Faktanya

Air tanah yang pernah ada di Mars semakin membuat semangat ilmuwan meneliti planet ini.

Angga Roni Priambodo | Rezza Dwi Rachmanta

Titik-titik merah menggambarkan cekungan yang diprediksi mengandung air tanah di masa lalu. (ESA)
Titik-titik merah menggambarkan cekungan yang diprediksi mengandung air tanah di masa lalu. (ESA)

Hitekno.com - Para ilmuwan baru saja menemukan bukti bahwa air tanah (groundwater) dan sungai kuno pernah ada di Mars. Petunjuk ini mereka dapatkan melalui berkat misi pesawat luar angkasa yang dibekali dengan citra gambar beresolusi tinggi.

Penelitian terus menemukan bukti bahwa Mars dulunya basah. Dari komposisi kimia debu di daratan hingga lembah, planet Mars diperkirakan memiliki bekas aliran sungai kuno.

Tetapi berapa banyak air di Mars dan apa efeknya menjadi bahan diskusi yang akan diteliti lagi oleh ilmuwan.

Para peneliti menemukan bukti bahwa terdapat fluktuasi level air tanah pada kawah di seluruh planet Mars.

''Cekungan yang dalam ini (danau purba yang mengandung air tanah) akan menarik bagi misi eksplorasi di masa depan karena mereka mungkin memberikan bukti kondisi geologis yang cocok untuk kehidupan,'' kata peneliti dalam makalah yang diterbitkan pada hari Kamis (28/02/2019) di Journal of Geophysical Research-Planets.

Para peneliti menganalisis sampel gambar dari kawah yang terdapat di belahan utara Mars.

Data ini didapatkan dari High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) dan Context Camera (CTX) pada pengorbit Mars yang dikenal sebagai Mars Reconnaissance Orbiter and the High Resolution Stereo Camera (HSRC).

Mereka mengidentifikasi 24 kawah sedalam 1,4 hingga 3,1 kilometer yang mereka analisis mengandung bukti keberadaan air tanah di masa lalu.

Lembah dan cekungan di planet Mars. (ESA)
Lembah dan cekungan di planet Mars. (ESA)

 

Beberapa kawah memiliki lembah yang tampaknya terbentuk oleh erosi dari air.

Beberapa saluran air kuno terukir di dinding lembah dan memiliki ''teras'' yang bisa saja dibentuk oleh keberadaan genangan air.

Sebanyak 15 kawah memiliki bentuk kipas yang tampak seperti delta sungai.

Beberapa memiliki kerucut yang tampak seperti anak sungai bercabang.

Secara keseluruhan, peneliti menyebutkan titik-titik merah sebagai cekungan yang ''mengandung air yang semakin surut dan meninggalkan bentang alam dalam urutan kronologis tertentu''.

Ilustrasi flutuasi air tanah oleh ilmuwan. (ESA)
Ilustrasi flutuasi air tanah oleh ilmuwan. (ESA)

Dikutip dari Gizmodo, hasil ini sangat menarik karena Mars berusia 3,5 miliar tahun merupakan tempat basah seperti Bumi lengkap dengan lautan dan sungai.

Penelitian ini juga memancing apakah ada kehidupan sebelumnya karena terdapat cekungan dan aliran air sungai kuno.

Dibutuhkan misi mendatang seperti ExoMars Rover Rosalind Franklin dan rover Mars2020 untuk memburu bukti kehidupan terdahulu di planet Mars ini.

Air tanah yang pernah ada di Mars semakin membuat semangat ilmuwan untuk meneliti lebih jauh keunikan planet ini.

Berita Terkait