Gadget

Qualcomm Siapkan Chip Baru untuk Saingi Apple M1 dan Intel di Laptop

Qualcomm makin serius menggarap pasar laptop, bukan hanya smartphone.

Agung Pratnyawan

Logo Qualcomm. (Qualcomm)
Logo Qualcomm. (Qualcomm)

Hitekno.com - CEO Qualcomm, Cristiano Amon menyampaikan rencana perushaanya untuk membuat chip canggih yang ditujukan pada perangkat laptop.

Ia menyakini, chip baru buatan Qualcomm ini nantinya bisa menyaingi prosesor Intel bahkan Apple M1.

Mengutip Tomsguide, Minggu (4/7/2021), rencana ini bermula dari akuisisi Qualcomm ke perusahaan Nuvia senilai 1,4 miliar dolar AS atau Rp 20,2 triliun.

Nuvia sendiri merupakan perusahaan startup yang didirikan mantan tiga teknisi Apple yang dulunya pembuat chip.

Rencananya, Qualcomm akan meluncurkan chip khusus laptop yang dibuat oleh Nuvia mulai tahun depan. Diharapkan chip tersebut dapat mengalahkan Apple dan Intel.

Sebelumnya, Qualcomm juga menghadirkan chip khusus PC dengan kerja sama dari ARM. Menurutnya, ini merupakan perubahan besar untuk strategi ke depan.

"Kami perlu memiliki kinerja terdepan untuk perangkat bertenaga baterai," ujar Cristiano Amon.

Ilustrasi chipset Qualcomm. (Pixabay/Monoar_CGI_Artis)
Ilustrasi chipset Qualcomm. (Pixabay/Monoar_CGI_Artis)

Jika ARM, ditambahkannya, telah menjalin hubungan selama bertahun-tahun, akhirnya mengembangkan CPU lebih baik daripada yang dapat dibuat sendiri.

"Kami selalu memiliki opsi untuk mendapatkan lisensi dari ARM," kata dia.

Daya tahan baterai merupakan kategori yang saat ini dimenangkan Apple.

Saat diuji, MacBook Air dengan M1 mampu bertahan hingga 14 jam 41 menit. Sedangkan MacBook Pro M1 bahkan lebih lama dengan waktu 16 jam 32 menit.

Amon juga menyebut, Qualcomm akan membawa konektivitas 5G ke dalam chip baru yang diklaim lebih unggul dari Apple.

Disebutkan bahwa chip ini akan dibuat di laptop konsumen, bukan data center.

Dengan ini, Qualcomm akan menjadi pesaing baru setelah AMD mengeluarkan produk serupa dalam pasar laptop bersama Intel dan Apple.

Akankah chip baru Qualcomm ini bisa menyaingi Apple M1 dan prosesor Intel di pasar laptop? (Suara.com/ Dicky Prastya).

Berita Terkait