Ilmuwan Ungkap Rahasia Biar Orang Bisa Bangun Pagi dengan Kondisi Segar Bugar, Ini Resepnya

Merasa susah bangun pagi dan sulit fokus? Ternyata ini pemicunya.

Cesar Uji Tawakal
Kamis, 24 November 2022 | 13:36 WIB
Ilustrasi tidur. (pixabay/Engin_Akyurt)

Ilustrasi tidur. (pixabay/Engin_Akyurt)

Hitekno.com - Para ilmuwan menunjukkan bahwa "aturan bangun" mungkin penting bagi masyarakat umum dan khususnya bagi mereka yang bekerja dalam pekerjaan di mana satu kesalahan dapat terbukti fatal, termasuk petugas pemadam kebakaran, perawat, dan pilot pesawat.

Tidur lebih lama dan bangun kemudian berkontribusi pada kewaspadaan pagi yang lebih tinggi, menurut penelitian yang diterbitkan di Nature Communications oleh Raphael Vallat dari University of California, Berkeley dan tim penelitinya. Aturan umum mereka adalah: semakin baik dan lebih lama Anda tidur, semakin Anda waspada.

Baca Juga: - Apple dan Google Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Kecurangan Duopoli Terkait Cloud Gaming - Daftar Kode Redeem FF 24 November 2022, Terbaru Langsung Klaim Hadiahnya - Daftar Kode Redeem ML 24 November 2022, Terbaru Langsung Klaim Hadiahnya

Dilansir dari Sputnik News, faktor kedua adalah jumlah olahraga yang Anda dapatkan sehari sebelumnya. Semakin banyak Anda bergerak di siang hari dan semakin sedikit Anda bergerak di malam hari, semakin baik Anda tidur. Semakin baik Anda tidur, semakin waspada Anda setelah bangun tidur.

Faktor ketiga adalah sarapan. Semakin banyak karbohidrat yang Anda makan, semakin fokus Anda. Sebaliknya, sarapan yang mengandung protein menurunkan tingkat kewaspadaan seseorang. Faktor terakhir adalah kadar gula dalam darah Anda. Semakin rendah respons glukosa darah, semakin baik perasaan Anda setelah bangun.

Ilustrasi tidur. (pixabay/Wokandapix)
Ilustrasi tidur. (pixabay/Wokandapix)

Lebih dari 830 orang berpartisipasi dalam penelitian ini. Mayoritas dari mereka adalah saudara kembar, yang membantu menyaring variasi genetik. Studi berlanjut selama dua minggu. Selama periode ini, sukarelawan menilai kewaspadaan mereka, sementara faktor-faktor lain dipantau dengan cermat.

Para ilmuwan mengakui bahwa penelitian mereka tidak sempurna karena sukarelawan hanya memberi peringkat tingkat kewaspadaan mereka; itu tidak diukur dengan cara ilmiah apa pun.

Namun demikian, mereka percaya bahwa penelitian mereka penting karena dapat membantu banyak orang untuk waspada dan merasa lebih baik di pagi hari, termasuk orang-orang dengan pekerjaan berbahaya, dan dalam hal ini penelitian dapat menyelamatkan nyawa. Mereka menekankan bahwa mereka telah mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat dimodifikasi.

"Hasil kami mengungkapkan serangkaian faktor kunci yang terkait dengan kewaspadaan yang, sebagian besar, tidak tetap. Sebaliknya, sebagian besar faktor yang terkait dengan kewaspadaan dapat dimodifikasi, dan karenanya permisif terhadap intervensi perilaku," tulis Raphael Vallat dan rekan-rekannya.

Berita Terkait

TERKINI

Virus zombie yang selama ini terperangkap ini ditemukan oleh para ilmuwan di lapisan tanah yang membeku atau permafrost yang terdapa di Siberia, Rusia.
sains | 13:54 WIB
Canggih, Honda dan sejumlah pabrikan mobil lain mulai kembangkan kendaraan dengan jenis bahan bakar baru.
sains | 13:52 WIB
Gunung terbesar ini meletus akhir pekan lalu (27/11/2022). Berikut fakta uniknya.
sains | 20:23 WIB
BMKG menjelaskan kalau angin laut telah mendorong ikan kecil tersebut mengikuti arus hingga terdampar di pesisir pantai.
sains | 14:25 WIB
Perusahaan pertambangan Afrika Selatan, memperoleh kendali atas Keliber, produsen bahan kimia baterai Finlandia, dengan mengakuisisi sekitar 55% sahamnya
sains | 20:53 WIB
Collider ini membantu para ilmuwan untuk menemukan keberadaan partikel elementer Boson Higgs.
sains | 20:10 WIB
Selama ini peternakan dituding sebagai salah satu sumber polusi, khususnya peternakan sapi.
sains | 17:44 WIB
Ini adalah bukti sahih bahwa minuman beralkohol bisa menurunkan kecerdasan.
sains | 16:12 WIB
Pelaku diduga adalah anak bungsu, yang nekat memberikan racun ke minuman keluarganya.
sains | 14:47 WIB
Sesar lembang berada di kawasan Jawa Barat dan diketahui masih aktif hingga saat ini.
sains | 16:46 WIB
Menurut catatan BMKG, kemunculan gempa susulan yang terekam terus mengalami penurunan.
sains | 18:31 WIB
Bakteri yang lama terpendam di balik lapisan es, kini siap kembali merebak dan berpotensi membahayakan manusia.
sains | 21:45 WIB
Rupanya manusia punya kemiripan otak dengan gurita, apa artinya?
sains | 21:30 WIB
Apa yang membuat sumber energi ramah lingkungan malah ikut kena pajak?
sains | 21:16 WIB
Pemerintah Belanda merasa bahwa kepentingan ekonomi negara sendiri lebih penting dibanding ajakan dari Amerika Serikat untuk memboikot China.
sains | 20:30 WIB
Motor ini meniru konsep dari kendaraan roda dua jadul yang dibuat oleh pabrikan yang sama.
sains | 20:23 WIB
Langkah ini akan ditempuh untuk mengurangi adanya korban jiwa dari aparat saat ada tindak kejahatan.
sains | 20:00 WIB
Serangan ini membuat instansi terkait terpaksa mengandalkan generator diesel.
sains | 19:42 WIB
Tampilkan lebih banyak