Ilmuwan Temukan Faktor Tak Terduga yang Bikin Umur Jadi Pendek, Apa Itu?

Peneliti dari China ungkap adanya "jam penuaan" yang bisa dipengaruhi berbagai faktor. Apa saja?

Cesar Uji Tawakal
Rabu, 28 September 2022 | 15:30 WIB
Ilustrasi orang tertawa. (Pexels)

Ilustrasi orang tertawa. (Pexels)

Hitekno.com - Di bidang gerontologi dan obat anti-penuaan, ada perbedaan antara usia biologis, atau kondisi sel kita, dan usia kronologis.

Dilansir dari Sputnik Newspenelitian baru menunjukkan bahwa kebahagiaan berkorelasi dengan tetap "muda" lebih lama.

Baca Juga: - Nemu Video Tembok Warna Hijau, Malah Picu Keisengan Netizen Berkreasi - Rasa Air Mineral Berubah, Cewek Kaget Temukan Hewan Ini di Dalam Dispenser - Potret Lawas Model Remaja 1991, Wajah Muda Krisdayanti dan Cut Tari Jadi Sorotan

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di Stanford dan Hong Kong University menunjukkan bahwa kesehatan mental berpengaruh besar pada proses penuaan daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Tim, yang terdiri dari para ilmuwan dari Hong Kong dan Amerika Serikat, mengetahui bahwa merasa tidak bahagia untuk waktu yang lama merusak jam biologis kita, yang berpotensi menyebabkan penyakit jantung, Alzheimer, dan penyakit terkait usia lainnya.

Penelitian, bagian dari China Health and Retirement Longitudinal Study, mengembangkan "jam penuaan" menggunakan data tes darah untuk menunjukkan hubungan antara elemen fisik dan psikologis penuaan.

Itu mampu mendeteksi penuaan "dipercepat" pada orang dengan kondisi jantung, hati, dan paru-paru, dan mampu menunjukkan bahwa faktor psikologis, terutama ketidakbahagiaan atau kesepian, "secara signifikan" mempengaruhi usia biologis seseorang.

Perasaan sedih dan kesepian saja mampu meningkatkan usia biologis seseorang lebih dari 1,5 tahun, lebih parah dari sekadar merokok, yang ditemukan meningkatkan hingga 1,25 tahun untuk "usia biologis" seseorang.

"Tubuh dan jiwa Anda terhubung, ini adalah pesan utama kami," kata Fedor Galkin, rekan penulis studi dan ilmuwan utama di startup Hong Kong Deep Longevity.

Studi ini memiliki implikasi bagi program yang berusaha mempromosikan kesehatan secara keseluruhan, dengan potensi promosi kesehatan mental untuk dimasukkan dalam program intervensi anti-penuaan.

Ilustrasi orang tertawa. (Pexels)
Ilustrasi orang tertawa. (Pexels)

"Kami menyimpulkan bahwa komponen psikologis tidak boleh diabaikan dalam studi penuaan karena dampaknya yang signifikan pada usia biologis," tulis para peneliti.

Selain kesepian dan ketidakbahagiaan, faktor-faktor seperti tinggal di daerah pedesaan (karena akses yang lebih rendah ke layanan medis), dan tidak menikah juga berkontribusi pada usia biologis dan kematian dini.

"Keadaan mental dan psikologis adalah beberapa prediktor hasil kesehatan yang paling kuat, ditambah dengan kualitas hidup. Namun beberapa dari hal ini telah dihilangkan dari perawatan kesehatan modern," kata Manuel Faria, seorang peneliti di Stanford dan rekan penulis studi tersebut.

Studi ini mengamati orang dewasa yang menua dari usia menengah hingga lanjut usia, dan tidak jelas apakah hasil yang sama berlaku untuk kelompok usia yang lebih muda.

Berita Terkait

TERKINI

Ini adalah bukti sahih bahwa minuman beralkohol bisa menurunkan kecerdasan.
sains | 16:12 WIB
Pelaku diduga adalah anak bungsu, yang nekat memberikan racun ke minuman keluarganya.
sains | 14:47 WIB
Sesar lembang berada di kawasan Jawa Barat dan diketahui masih aktif hingga saat ini.
sains | 16:46 WIB
Menurut catatan BMKG, kemunculan gempa susulan yang terekam terus mengalami penurunan.
sains | 18:31 WIB
Bakteri yang lama terpendam di balik lapisan es, kini siap kembali merebak dan berpotensi membahayakan manusia.
sains | 21:45 WIB
Rupanya manusia punya kemiripan otak dengan gurita, apa artinya?
sains | 21:30 WIB
Apa yang membuat sumber energi ramah lingkungan malah ikut kena pajak?
sains | 21:16 WIB
Pemerintah Belanda merasa bahwa kepentingan ekonomi negara sendiri lebih penting dibanding ajakan dari Amerika Serikat untuk memboikot China.
sains | 20:30 WIB
Motor ini meniru konsep dari kendaraan roda dua jadul yang dibuat oleh pabrikan yang sama.
sains | 20:23 WIB
Langkah ini akan ditempuh untuk mengurangi adanya korban jiwa dari aparat saat ada tindak kejahatan.
sains | 20:00 WIB
Serangan ini membuat instansi terkait terpaksa mengandalkan generator diesel.
sains | 19:42 WIB
Studi baru menunjukkan bahwa ada metode baru untuk merawat kanker ginjal.
sains | 19:27 WIB
Bukan sekadar bikin jenazah awet, ilmuwan percaya bahwa ada tujuan tersembunyi di balik mumifikasi.
sains | 19:22 WIB
Merasa susah bangun pagi dan sulit fokus? Ternyata ini pemicunya.
sains | 13:36 WIB
Badan antariksa China berencana untuk membuat pangkalan permanen di Bulan.
sains | 10:37 WIB
Dengan berlangganan, fitur peningkatan performa pada mobil ini akan di-unlock.
sains | 09:50 WIB
Benarkah pencemaran lingkungan global membuat lapisan es di Greenland makin gelap?
sains | 18:48 WIB
Roket ini bakal dipakai untuk menjelajah angkasa.
sains | 18:14 WIB
Tampilkan lebih banyak