Sains

Salut, Arab Saudi Bakal Kirim Astronot Wanita Pertamanya ke Luar Angkasa

Arab Saudi bakal mengirim dua warganya, satu di antaranya adalah wanita.

Cesar Uji Tawakal

Ilustrasi astronot. (unsplash/NASA)
Ilustrasi astronot. (unsplash/NASA)

Hitekno.com - Wanita asal Arab Saudi bakal ke luar angkasa untuk pertama kalinya tahun depan, jika semuanya berjalan sesuai rencana.

Negeri penghasil minyak tersebut mengumumkan bahwa mereka telah memulai program astronot dan bermaksud mengirim dua warganya ke luar angkasa.

Dilansir dari Suara.com, salah satu dari mereka adalah seorang perempuan pada awal 2023. Misi itu akan diselenggarakan oleh perusahaan yang berbasis di Houston, Axiom Space.

"Luar angkasa adalah milik seluruh umat manusia, yang merupakan salah satu alasan Axiom Space dengan senang hati menyambut kemitraan baru kami dengan Komisi Luar Angkasa Saudi untuk melatih dan menerbangkan astronot Saudi, termasuk astronaut Saudi perempuan pertama," ungkap Presiden dan CEO Axiom Space Michael Suffredini.

Seorang lelaki Saudi telah berhasil mengorbit, yakni Pangeran Sultan bin Salman Al Saud terbang dalam misi STS-51-G dari pesawat ulang-alik Discovery pada 1985.

Seperti diketahui, secara aturan di Arab Saudi, wanita memiliki keterbatasan dibandingkan mereka yang tinggal di luar negeri.

Dikutip dari laman Space.com, Axiom telah menerbangkan satu misi awak pribadi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Penerbangan itu, yang disebut Ax-1, membawa tiga pelanggan yang membayar dan karyawan Axiom (dan mantan astronaut NASA) Michael López-Alegría ke dan dari lab yang mengorbit di atas kapsul SpaceX Dragon.

Axiom sedang bersiap untuk misi ISS lainnya, yang disebut Ax-2, yang diperkirakan akan diluncurkan pada musim semi mendatang.

 

Suara.com/Dythia Novianty

Berita Terkait