Sains

Jarang yang Tahu, Operasi Amputasi Pertama Dilakukan di Indonesia Lebih dari 30.000 Tahun Lalu

Riset mengatakan, orang yang melakukan operasi itu memiliki pengetahuan terperinci tentang anatomi manusia dan keterampilan teknis yang cukup besar.

Cesar Uji Tawakal

Ilustrasi dokter. (Pixabay)
Ilustrasi dokter. (Pixabay)

Hitekno.com - Seorang anak yang tinggal di pulau Kalimantan di Indonesia sekitar 31.000 tahun yang lalu menjalani operasi bedah tertua yang diketahui, diamputasi kaki kiri bawah, kata para peneliti.

Dilansir dari Science News, satu atau lebih manusia era berburu dan meramu melakukan operasi itu memiliki pengetahuan terperinci tentang anatomi manusia dan keterampilan teknis yang cukup besar, memungkinkan anak muda itu untuk menghindari kehilangan darah dan infeksi yang fatal, kata arkeolog Tim Maloney dari Griffith University di Southport, Australia, dan rekan-rekannya.

Tulang yang sembuh di mana kaki bagian bawah diamputasi menunjukkan bahwa pemuda kuno itu bertahan setidaknya selama enam hingga sembilan tahun setelah operasi sebelum meninggal pada usia 19 atau 20 tahun, para peneliti melaporkan 7 September di Nature.

Karena tidak ada bukti hancur dari kecelakaan atau gigitan hewan di lokasi amputasi, para peneliti menduga bahwa masalah medis yang tidak dikenal menyebabkan operasi tersebut.

Tim Maloney menggali jenazah individu ini pada tahun 2020 dari sebuah kuburan di dalam gua besar dengan tiga kamar.

Penanggalan radiokarbon dari potongan kayu yang terbakar tepat di bawah kuburan bersama dengan teknik penanggalan lain pada gigi dari rahang bawah pemuda itu memungkinkan para peneliti memperkirakan kapan operasi itu terjadi.

Hingga saat ini, amputasi tertua yang diketahui melibatkan seorang petani dari Prancis yang lengan kirinya diangkat melalui pembedahan hampir 7.000 tahun yang lalu.

Di Afrika Utara, operasi untuk membuat bukaan tengkorak mungkin telah terjadi sejak 13.000 tahun yang lalu.

Tim peneliti Maloney menduga dengan infeksi luka yang cepat di daerah tropis, orang-orang kuno di Kalimantan mengembangkan perawatan antiseptik dari tanaman lokal.

Tidak diketahui jenis alat apa yang digunakan dalam operasi Zaman Batu atau apakah pasien dibius dengan ramuan nabati.

Berita Terkait