Terisolasi, Ternyata Begini Cara Astronot Berkebun di Luar Angkasa

Hasil pengujian ini akan membantu NASA untuk merancang sistem makanan yang lebih unik untuk misi luar angkasa lainnya.

Amelia Prisilia
Jum'at, 14 Mei 2021 | 15:15 WIB
Astronot berkebun di luar angkasa. (NASA)

Astronot berkebun di luar angkasa. (NASA)

Hitekno.com - Terisolasi dan tinggal dalam pesawat luar angkasa atau ISS selama berbulan-bulan, tidak menutup kemungkinan jika para astronot biasanya merindukan berbagai kegiatan di Bumi, salah satunya adalah berkebun.

Sama seperti di Bumi, para astronot juga harus melahap sayur-sayuran segar yang bergizi untuk tubuhnya. Menangani hal ini, para astronot lalu harus menanam sayur sendiri saat bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS.

Dilansir dari situs resmi NASA, ISS rupanya memiliki ruangan khusus dengan mengutamakan kesehatan dan nutrisi para awaknya. Karena ini, para astronot harus berkebun untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Baca Juga: Termasuk Awan UFO, Ini 3 Peristiwa Sains Paling Menghebohkan 2020

Berkebun di ISS tidak berbeda dengan di Bumi. Jika di Bumi, para petani membutuhkan cahaya Matahari. Di ISS, para astronothanya membutuhkan penerangan LED ke tanaman yang disiram dengan menggunakan kantong khusus berisi benih dan pupuk.

Terbaru, astronot diminta menguji hasil kebunnya. Setelah itu, para astronot ini lalu akan diminta untuk menilai rasa, warna, penampilan dan aroma untuk mengetahui apakah hasil tanamannya dapat menjadi suplemen untuk tubuh.

Ilustrasi sayur. (pexels/Pixabay)
Ilustrasi sayur. (pexels/Pixabay)

Nantinya, hasil pengujian ini akan membantu NASA untuk merancang sistem makanan yang lebih unik untuk misi luar angkasa lainnya di masa depan.

Baca Juga: Temukan Benda Misterius, Museum Sains Butuh Bantuan Identifikasi

Sebelumnya, pada April 2014 lalu, pesawat luar angkasa SpaceX meluncurkan misi kargo Dragon ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan membawa kabin pertumbuhan tanaman kecil.

Kabin pertumbuhan ini dibuat khusus agar para astronot nantinya bisa menanam sendiri sayur-sayuran yang diinginkan untuk kemudian dikonsumsi.

Harus menghabiskan waktu yang cukup lama selama bertugas di luar angkasa bersama ISS. Wajar saja jika para astronot lalu berupaya untuk membangun lingkungan hidup yang sama dengan Bumi.

Baca Juga: Secara Sains, Ini Penyebab Mengigau Saat Tidur

Berita Terkait
TERKINI

Apa saja fitur canggih yang ada di CBR 150? Simak rinciannya di bawah ini....

sains | 12:12 WIB

Pertamina Foundation bersama Fakultas Kehutanan UGM telah melakukan kerja sama rehabilitasi hutan "Hutan Pertamina UGM"...

sains | 14:04 WIB

Dengan memanfaatkan algoritma AI, perusahaan ini berhasil membuka jalan bagi pengembangan obat terobosan potensial....

sains | 16:10 WIB

Objek ini punya suhu jauh lebih tinggi daripada matahari walaupun tak begitu terang. Objek apa gerangan?...

sains | 16:22 WIB

Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA (CNEOS) telah mencatat lebih dari 32.000 asteroid yang berada dekat dengan Bumi....

sains | 15:44 WIB

Kontribusi Goodenough merevolusi bidang teknologi membuat namanya layak dikenang sebagai sosok penting....

sains | 13:54 WIB

Jika tidak ada yang dilakukan, tingkat diabetes akan terus meningkat di setiap negara selama 30 tahun ke depan....

sains | 18:50 WIB

Vladimir Putin, pertama kali mengumumkan pengembangan drone Poseidon dalam pidato kepada parlemen Rusia 2018 lalu....

sains | 18:26 WIB

Berikut adalah sederet mitos tentang daging kambing yang banyak dipercaya masyarakat. Benarkah?...

sains | 10:19 WIB

Apakah kalian tahu apa perbedaan antara pandemi dan endemi? Simak penjelasannya di sini....

sains | 20:20 WIB

Prosedur bariatrik ramai disorot setelah beberapa seleb Indonesia diketahui menjalani tindakan medis ini....

sains | 17:01 WIB

Begini akal-akalan Toyota untuk memikat orang agar tertarik dengan mobil listrik. Seperti apa?...

sains | 10:25 WIB

SATRIA adalah satelit yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan digital di Indonesia....

sains | 15:42 WIB

Satelit Satria-1 milik Indonesia akhirnya berhasil diluncurkan, diklaim sebagai terbesar di Asia....

sains | 15:59 WIB

Simak penjelasan apa itu El Nino lengkap dan dampak hingga potensi bahayanya bagi Indonesia....

sains | 15:48 WIB

Sering berlama-lama di depan monitor atau ponsel? Leher terasa kaku bahkan cenderung nyeri?...

sains | 16:38 WIB

Apa saja tanda-tanda rabies pada anjing? Awas jangan sampai terkena gigitanya, ya! Bisa fatal!...

sains | 13:09 WIB

Pernah melihat kucing yang bermain atau sekadar rehat secara syahdu di dalam kardus? Ternyata inilah sebabnya....

sains | 19:41 WIB
Tampilkan lebih banyak