Sains

NASA Tunda Lagi Misi Penerbangan Helikopter di Mars, Masih Belum Siap?

Ini penundaan kedua dari misi penerbangan Ingenuity di Mars.

Agung Pratnyawan

Ingenuity, Helikopter NASA untuk menjelajahi Mars. (NASA)
Ingenuity, Helikopter NASA untuk menjelajahi Mars. (NASA)

Hitekno.com - Bandan antariksa Amerika Serikat, NASA telah merencanakan untuk mengaktifkan helikopter penjelajah yang dibawa Perseverance ke Mars.

Yang nantinya akan menjadi misi pertama penjelajahan planet merah ini menggunakan helikopter setelah sebelumnya menggunakan robot rover.

Ingenuity, helikopter penjelajah di Mars ini awalnya dijadwalkan akan melakukan penerbangan perdana pada 8 April 2021 kemarin.

Namun NASA memutuskan untuk menunda penerbangan helikopter Ingenuity menjadi 11 April dan sekarang ditunda kembali menjadi 14 April.

Penundaan tersebut terjadi sebagai tanggapan atas kelainan selama pengujian untuk melihat bilah helikopter mencapai kecepatan seperti terbang 2.400 putaran per menit.

"Selama uji putaran kecepatan tinggi dari rotor, urutan perintah yang mengendalikan tes berakhir lebih awal karena pengatur waktu 'pengawas' kedaluwarsa," tulis pejabat NASA dalam sebuah pernyataan pada 10 April.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa insinyur di balik misi Ingenuity masih meninjau data dari helikopter itu untuk memahami dengan baik apa yang terjadi.

Ingenuity, Helikopter NASA untuk menjelajahi Mars. (NASA)
Ingenuity, Helikopter NASA untuk menjelajahi Mars. (NASA)

Ingenuity tiba di permukaan Mars pada 18 Februari, diangkut ke Planet Merah sebagai proyek demonstrasi teknologi oleh penjelajah Perseverance.

Setelah penjelajah berada di lokasi pendaratannya di Kawah Jezero, robot seukuran mobil itu mulai mencari lapangan terbang untuk penerbangan bersejarah helikopter.

Dilansir dari Space.com, Senin (12/4/2021), langkah selanjutnya, Perseverance mengeluarkan Ingenuity yang disimpan di bagian bawah perutnya.

Sebelum melakukan uji terbang, Ingenuity harus melewati beberapa pencapaian, termasuk bertahan hidup sendirian di malam hari Mars yang dingin.

Tim misi juga membuka bilah helikopter dan mengujinya dengan kecepatan rendah, hanya 50 putaran per menit.

Sebelumnya pada Jumat (9/4/2021), helikopter berusaha menguji bilahnya dengan kecepatan penuh, tetapi proses mengalami masalah.

Jika persiapan berjalan lancar, tim misi berharap Ingenuity mampu terbang dalam waktu sekitar 31 hari Bumi.

Kita nantikan saja apakah helikopter Ingenuity ini bisa terbang di Mars menemani misi penjelajahan Perseverance milik NASA nantinya? (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Berita Terkait