Kapan Waktu Terbaik untuk Lihat Hujan Meteor Parseid di Jakarta?

Dari 21 hujan meteor yang melintasi Bumi sepanjang tahun, Perseid termasuk salah satu hujan meteor yang bisa dilihat.

Agung Pratnyawan

Posted: Selasa, 07 Juli 2020 | 13:00 WIB
Ilustrasi hujan meteor Perseid. (Pixabay/ O12)

Ilustrasi hujan meteor Perseid. (Pixabay/ O12)

Hitekno.com - Hujan Meteor Parseid bakal terlihat kembali dari Bumi, termasuk dari Jakarta. Tapi kapan waktu bisa menyaksikan fenomena langi ini?

Bumi akan menjadi lintasan jalur orbit Comet Swift-Tuttle yang merupakan induk dari hujan meteor Perseid. 

Fenomena langit ini akan terlihat dari Bumi pada 17 Juli hingga 24 Agustus tiap tahunnya.

Dari 21 hujan meteor yang melintasi Bumi sepanjang tahun, Perseid termasuk salah satu hujan meteor yang bisa dilihat dari Bumi dengan mata telanjang, asalkan langit dalam kondisi cerah.

Saking banyaknya meteor yang melintasi Bumi, mengutip Timeanddate, Selasa (7/7/2020), melaporkan bahwa para astronom memperkirakan ada sekitar 60 hingga 100 meteor yang bisa dilihat manusia dalam waktu satu jam saja.

Hujan Meteor Parseid. [Time and Date]
Hujan Meteor Parseid. [Time and Date]

Selama 2020, Perseids memasuki puncaknya pada malam hari di tanggal 12-13 Agustus. Pada tanggal tersebut, hujan meteor diperkirakan terjadi dua kali.

Bagi warga Jakarta, hujan meteor Parseid pertama akan terjadi pada pukul 11.06 WIB. Namun karena siang hari, hujan meteor tidak akan begitu terlihat.

Waktu terbaik untuk melihat hujan meteor Parseid bagi warga Jakarta justru terjadi pada pukul 00.16 WIB. Menariknya, fenomena langit ini bisa dilihat dengan mata telanjang, tanpa alat bantu sekalipun.

Untuk menikmati hujan meteor Perseid, disarankan agar mencari tempat yang gelap, agar meteor bisa dilihat dengan lebih jelas.

Itulah kapan puncak Hujan Meteor Parseid bisa disaksikan dengan baik di Jakarta. Jangan sampai terlewat menyaksikan fenomena lagit ini. (Suara.com/ Tivan Rahmat).

Baca Juga: Diduga Meteor, Cahaya Hijau Misterius Melintas di Langit Australia

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Bukan sekadar hiburan, film horor ternyata 'gym' bagi otak Anda. Pakar psikologi ungkap bagaimana adegan seram bisa mela...

sains | 10:55 WIB

Ilmuwan menemukan masker dan cangkir berusia 5.000 tahun yang terbuat dari tulang manusia di China....

sains | 12:41 WIB

BMKG ungkap biang kerok cuaca panas menyengat. Bukan gelombang panas, ini kombinasi dari musim pancaroba dan posisi mata...

sains | 16:20 WIB

Para ilmuwan berhasil membuat AI menciptakan virus yang dapat membunuh bakteri....

sains | 13:27 WIB

Durasi terjadinya gerhana bulan pada 7 September 2025, mulai dari fase awal hingga akhir, berlangsung selama sekitar 5 j...

sains | 17:50 WIB