Sains

Tak Numpang Rusia, NASA Bakal Kirim Astronot ke Luar Angkasa Mei Nanti

Sepuluh tahun terakhir NASA numpang Rusia untuk bisa mengirimkan astronot ke luar angkasa.

Agung Pratnyawan

Logo NASA. (Shutterstock)
Logo NASA. (Shutterstock)

Hitekno.com - Pengiriman astronot ke luar angkasa bukan pekerjaan mudah. Meski badan antarika Amerika Serikat (AS), NASA telah berpengalaman.

NASA pada pekan ini mengumumkan akan mengirim astronot ke luar angkasa pada 27 Mei 2020 mendatang. Menariknya akan dilakukan dari wilayah AS.

Jika terwujud, itu adalah peluncuran misi berawak pertama dari wilayah AS dalam hampir satu 10 tahun terakhir. Selama ini tidak ada pengiriman astronot dari wilayah AS.

Sejak pesawat ulang-alik NASA pensiun pada 2011, astronot As selalu menumpang di roket Rusia untuk pergi ke satsiun luar angkasa ISS.

Meski demikian roket yang digunakan untuk mengantar para astronot itu bukan milik NASA sendiri. NASA masih belum punya roket untuk mengirimkan astronot ke luar angkasa.

Ilustrasi Stasiun Luar Angkasa (sumber foto: Pixabay)
Ilustrasi Stasiun Luar Angkasa (Pixabay)

 

Yakni roket milik perusahaan swasta, yakni SpaceX. Sekali lagi, jiwa terwujud, maka SpaceX akan menjadi swasta pertama yang membaw manusia ke luar angkasa.

Baik roket maupun pesawat yang akan membawa para astronot itu Stasiun Antariksa Internasional (ISS) adalah buatan SpaceX, demikian diwartakan BBC.

Dalam perjalanan di 27 Mei kelak, para astronot AS akan menumpang wahana antariksa Crew Dragon dan roket Falcon Nine. Roket itu akan diluncurkan dari pangkalan antariksa AS di Florida.

Ada dua astronot yang akan menumpang roket dan wahana SpaceX. Mereka adalah Bob Behnken dan Doug Hurley. Perjalanan mereka akan menghabiskan waktu sekitar 24 jam untuk sampai ke ISS.

Akankah NASA bisa mengirimkan astronot dari wilayah AS menggunakan roket SpaceX Mei 2020 mendatang. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Berita Terkait