Astronom Temukan Bintang Paling Cepat di Galaksi Bima Sakti

Kecepatan bintang ini dianggap lebih cepat jika dibandingkan dengan pemegang rekor sebelumnya yaitu bintang HD 191423.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia
Minggu, 12 April 2020 | 06:45 WIB
Ilustrasi galaksi. (pixabay/skeeze)

Ilustrasi galaksi. (pixabay/skeeze)

Hitekno.com - Astronom asal China bernama Li Guangwei belum lama ini menemukan hal unik dalam pemantauan galaksi. Diketahui, para astronom ini menemukan bintang paling cepat di galaksi Bima Sakti.

Berdasarkan data dari Large Sky Area Multi Object Fiber Spesctroscopic Telescope (LAMOST) yang ada di Xinglong, Provinsi Hebei, China Utara, bintang paling cepat ini lalu ditemukan.

Mengutip Xinhuanet.com, bintang paling cepat di galaksi Bima Sakti ini lalu diberi nama LAMOST J040643.69+542347.8. Astronom ini memperkirakan kecepatan rotasi 540 kilometer per detik atau sekitar 100 kilometer per detik.

Baca Juga: Tiga Astronot NASA akan Kembali ke Bumi di Tengah Pandemi Corona

Kecepatan bintang ini dianggap lebih cepat jika dibandingkan dengan pemegang rekor sebelumnya yaitu bintang HD 191423.

Li Guangwei yang berasal dari Associate Researcher di Observatorium Astronomi Nasional di Akademi Ilmu Pengetahuan China menjelaskan bahwa bintang ini berukuran besar dan memiliki suhu yang tinggi.

Ilustrasi galaksi. (pixabay/WikilImages)
Ilustrasi galaksi. (pixabay/WikilImages)

Melansir dari Chinadaily.com, bintang ini memiliki bentuk bulat yang tidak sempurna karena kecepatan putaran yang sungguh luar biasa. Bintang paling cepat ini juga memiliki radius khatulistiwa yang lebih panjang dari jari-jari kutub.

Baca Juga: Ciamik dan Bikin Takjub, NASA Rilis Foto Jupiter dari Dekat

Tugas radius khatulistiwa ini bergna untuk menghasilkan gravitasi lebih tinggi di wilayah kutub dan gravitasi lebih rendah.

Bintang paling cepat di galaksi Bima Sakti ini berada sekitar 30.000 tahun cahaya dari Matahari dan bergerak menjauh dari tempat lahirnya dengan kecepatan 120 kilometer per detik. Kemungkinan, bintang ini berasa dari sistem biner.

Ilustrasi galaksi. (pixabay/theartofsounds2001)
Ilustrasi galaksi. (pixabay/theartofsounds2001)

Lebih lanjut, bintang tersebut berputar dengan cara mengumpulkan material-material dari bintang lainnya di sistem biner. Bintang ini dilepas saat ledakan supernova terjadi di akhir kehidupan bintang itu.

Baca Juga: Bikin Takjub, NASA Pamer Foto Black Hole Berukuran Sedang Ini

Cukup menakjubkan, temuan bintang paling cepat di galaksi Bima Sakti ini lalu diterbitkan di Astrophysical Journal Letters. Penelitian lebih lanjut lalu dilakukan untuk kebutuhan pembelajaran di masa depan.

Berita Terkait

TERKINI

Diduga bahwa microplastik ini dimakan oleh binatang yang akhirnya dikonsumsi manusia.
sains | 18:20 WIB
China membantah bahwa balon ini bukanlah alat mata-mata melainkan cuma pemantau cuaca.
sains | 18:01 WIB
Terdapat 130 gempa susulan setelah gempa magnitudo 7,8 mengguncang Turki.
sains | 10:54 WIB
Lebih dari 15 wilayah turut merasakan getaran gempa di Tenggara Banten.
sains | 10:08 WIB
Ini jawaban BRIN sial isu menelantarkan penelitian dan alat pendeteksi tsunami bernama InaBuoy.
sains | 09:46 WIB
Empat hal ini tak boleh dilakukan saat terjadi gempa bumi, awas nggak boleh panik, lho.
sains | 16:59 WIB
Apa hal yang dilakukan saat terjadi gempa bumi? Dan apa pula penyebabnya? Simak ulasan berikut ini.
sains | 16:02 WIB
Ilmuwan menemukan keberadaan bentuk es baru, cuma bisa ada di luar angkasa.
sains | 15:50 WIB
Permintaan akan obat-obatan virus corona menurun, begitu juga dengan saham dari Pfizer.
sains | 18:00 WIB
Korban tewas mencapai 20 lebih akibat kebakaran hutan yang berlangsung di Chili selatan-tengah.
sains | 16:15 WIB
Pengidap stroke dan sederet penyakit yang berimbas ke otak bisa disembuhkan dengan chip ini, pemasangannya pun tak permanen.
sains | 15:37 WIB
Ada 12 astronot NASA yang sudah menginjakkan kaki di Bulan sampai sejauh ini, siapa saja mereka?
sains | 12:15 WIB
Dalam menjalankan ambisinya Amerika Serikat gaet banyak kawan untuk bantu menghalangi berkembangnya industri teknologi China.
sains | 14:00 WIB
Walau tak mengeluarkan polusi udara, namun baterai kendaraan listrik ataupun elektronik bisa jadi ancaman.
sains | 16:47 WIB
Simak, kapan saja komet langka ini bisa disaksikan menghiasi langit Indonesia besok.
sains | 15:05 WIB
Jarang diketahui, apa saja fakta menarik lato-lato. Dari mana asalnya hingga sejak kapan ada.
sains | 15:37 WIB
Tak banyak yang tahu, berikut ada banyak fakta menarik peta dunia sampai sejauh ini.
sains | 11:20 WIB
Pasti ada perbedaan antara di game dan serial HBO, ketahui fakta menarik The Last Of Us ini.
sains | 09:53 WIB
Tampilkan lebih banyak