Sains

Prediksi WHO: Pandemi Virus Corona di Asia Masih Belum Akan Berakhir

WHO mengingatkan kepada negara-negara yang telah mengalami penuruan kasus virus corona agar tidak lengah.

Agung Pratnyawan

Logo WHO. (WHO)
Logo WHO. (WHO)

Hitekno.com - Pandemi virus corona baru atau COVID-19 masih mengkhawatirkan banyak negara.Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO bahkan memprediksi tidak akan cepat selesai.

Menurut prediksi WHO, pandemi virus corona baru di Asia Pasifik masih jauh dari kata selesai. Bahkan risiko penularannya masih terus berlangsung.

Direktur Regional Pasifik Barat WHO Takeshi Kasai mengatakan, pandemi virus corona menjadi pertempuran jangka panjang. Pandemi ini masih lama menuju akhir.

"Biar saya perjelas. Epidemi ini jauh dari selesai di Asia dan Pasifik. Ini akan menjadi pertempuran jangka panjang. Kita butuh setiap negara memperiapkan transisi komunitas skla besar," kata Kasai dalam media briefing virtualdikutip dari Reuters, Selasa (31/3/2020).

Takeshi Kasai mengingatkan kepada negara-negara yang telah mengalami penuruan kasus virus corona agar tidak lengah.

Ilustrasi virus corona. (Pixabay)
Ilustrasi virus corona. (Pixabay)

 

Sebab, virus corona baru ini bisa saja kembali menyerang hingga terjadi gelombang infeksi kedua. Mereka yang sudah pernah terinfeksi, masih berisiko kena lagi.

Tidak ada satupun negara yang aman dari virus corona baru, SARS-CoV-2 tersebut. Sebab, virus tersebut pada akhirnya akan menyebar kemana-mana, kata penasihat teknis WHO Matthew Griffith.

Saat ini fokus pandemi virus corona masih berpusat di wilayah Eropa. Namun, bisa saja peningkatan kasus drastis juga akan dialami di wilayah lainnya.

Merujuk pada data Worldometer, jumlah kasus corona di dunia per Senin (30/3/2020) telah terkonfirmai sebanyak 785.807 kasus. Jumlah pasien meninggal sebanyak 37.820 orang.

Sementara itu, jumlah pasien positif corona di Indonesia telah mencapai 1.414 kasus. Jumlah pasien meninggal akibat virus corona mencapi 122 orang.

Itulah prediksi WHO yang menyebutkan pandemi virus corona ini tidak akan cepat tuntan untuk kawasa Asia Pasifik. Sampai kapan virus corona ini menghantui dunia? (Suara.com/ Chyntia Sami Bhayangkara).

Berita Terkait