Sains

NASA: Asteroid Sebesar WTC Berkecepatan Tinggi Mengarah ke Bumi

Asteroid sebesar WTC di New York ini diberi nama 2020 DR2 dan pertama kali ditemukan pada 20 Februari 2020 lalu.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Ilustrasi asteroid. (pixabay/TBIT)
Ilustrasi asteroid. (pixabay/TBIT)

Hitekno.com - Beberapa bulan ini NASA sukses mendeteksi beberapa asteroid yang mengarah ke Bumi. Terbaru, NASA kembali menemukan sebuah asteroid sebesar gedung World Trade Center yang mengarah ke Bumi dalam kecepatan tinggi.

Jika beberapa asteroid yang mendekati Bumi diklaim tidak membahayakan dan tidak akan menabrak, tidak dengan asteroid satu ini yang justru sangat perlu diwaspadai.

Mengutip CNET, asteroid sebesar WTC di New York ini diberi nama 2020 DR2 dan pertama kali ditemukan pada 20 Februari 2020 lalu.

Yang menemukan asteroid ini pertama kali adalah Planetary Defense Office yang merupakan bagian dari European Space Agency (ESA). Berdasarkan para ilmuwan, asteroid sebesar WTC ini memiliki ukuran 600 meter.

Berdasarkan prediksi para ilmuwan, asteroid sebesar WTC kemungkinan akan menabrak Bumi pada tahun 2081 mendatang. Sebelum waktu itu tiba, asteroid sebesar WTC ini berpotensi kecil menabrak Bumi pada tahun 2074 mendatang sebelum nanti pada tahun 2081.

Logo NASA. (Shutterstock)
Logo NASA. (Shutterstock)

 

Karena cukup berpotensi menabrak Bumi, asteroid sebesar WTC ini langsung berada di puncak daftar resiko objek luar angkasa yang berbahaya bagi Bumi.

Daftar resiko objek luar angkasa yang berbahaya bagi Bumi ini biasanya berisi rating nol menurut Torino Scale. Rating ini berarti bahwa objek luar angkasa ini tidak memiliki kemungkinan untuk menabrak Bumi.

Mengejutkan saat 2020 DR2 ini tiba-tiba berada di puncak daftar tersebut dengan rating satu dalam Torino Scale. Rating ini cukup tinggi, namun tidak juga berbahaya karena rating 10 dalam Torino Scale adalah yang paling tinggi.

Ilustrasi asteroid. (pixabay/Buddy_Nath)
Ilustrasi asteroid. (pixabay/Buddy_Nath)

 

Rating satu untuk asteroid sebesar WTC ini menunjukan bahwa objek ini tidak terlalu berbahaya. NASA mengklaim bahwa resiko tabrakan masih sangat kecil dan warga tidak perlu khawatir.

Hingga kini, ilmuwan terus melakukan observasi pada asteroid sebesar WTC ini. Diharapkan rating satu dalam Torino Scale ini akan turun menjadi rating nol sebagai tanda bahwa asteroid ini tidak akan menabrak Bumi.

Berita Terkait