Sains

Ilmuwan Menemukan Sinyal Misterius Berulang 16 Hari Sekali, dari Alien?

Sinyal FRB ini termasuk sinyal misterius dari luar angkasa yang masih belum bisa dipecahkan oleh ilmuwan.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi alien. (Pixabay/ Thomas Budach)
Ilustrasi alien. (Pixabay/ Thomas Budach)

Hitekno.com - Ilmuwan baru saja mendeteksi sebuah sinyal misterius yang berasal dari luar galaksi dalam siklus berulang 16 hari sekali. Ini merupakan pertama kalinya ilmuwan menemukan sebuah sinyal aneh dengan pola berulang dalam sebuah siklus yang "rapi dan stabil".

Sinyal misterius yang disebut dengan Fast Radio Bursts atau FRB ini ditangkap oleh sebuah teleskop radio.

FRB (Fast Radio Bursts) adalah salah satu misteri kosmik yang sulit dipecahkan.

Penjelasan yang mungkin bisa diungkapkan oleh para ilmuwan adalah sinyal ini berasal dari tiga hal.

Sumbernya bisa berasal dari hasil gelombang ledakan lubang hitam, semburan medan magnet tingkat tinggi, dan peradaban alien maju yang mencoba berkomunikasi dengan kita.

Teleskop radio CHIME. (Wikipedia/ Z22)
Teleskop radio CHIME. (Wikipedia/ Z22)

 

Masih terlalu dini dalam menyimpulkan bahwa sinyal ini berasal dari alien sehingga ilmuwan masih akan mendalaminya lagi.

Beberapa orang berpendapat itu bisa menjadi sinyal dari peradaban alien yang maju, meskipun teori itu tidak ditanggapi dengan serius.

Namun yang membuat sinyal FRB ini unik oleh ilmuwan karena sinyal tersebut mempunyai pola pengulangan yang sangat rapi sehingga berbeda dengan FRB lainnya.

Dilansir dari IFLScience, peristiwa ini dikenal sebagai "FRB 180916.J0158 + 65", sebuah sinyal misterius yang berasal dari galaksi spiral dengan jarak 500 juta tahun cahaya dari Bumi.

Penelitian menggunakan teleskop radio dari Canadian Hydrogen Intensity Mapping Experiment (CHIME), di British Columbia, Kanada.

Sinyal misterius FRB dengan pola pengulangan sangat rapi. (Jurnal arXiv)
Sinyal misterius FRB dengan pola pengulangan sangat rapi. (Jurnal arXiv)

 

Mereka merekam 28 semburan (Burst) antara 16 September 2018 hingga 30 Oktober 2019.

Sinyal menampilkan semburan atau Burst setiap jam atau lebih selama empat hari kemudian terdiam selama 12 hari.

Kemudian pola aktivitas yang sama akan terulang lagi, menciptakan siklus yang dikemas dengan rapi sekitar 16,35 hari.

"Kami menyimpulkan bahwa ini adalah periodisitas pertama yang terdeteksi dalam jenis apa pun dalam sumber FRB. Penemuan periodisitas 16,35 hari dalam sumber FRB secara berulang adalah petunjuk penting untuk sifat objek ini," kata ilmuwan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal arXiv (belum mengalami peer-reviewed).

Selain tanda alien, sinyal misterius FRB dari luar angkasa ini bisa berasal dari indikasi rotasi benda langit atau periode orbitnya.

Berita Terkait