Sains

Remaja 17 Tahun Temukan Planet Baru, Netizen Malah Buat Cuitan Kocak Ini

NASA menyebut bahwa planet temuan Wolf Cukier ini berada di 1.300 tahun cahaya dan di konstelasi Pictor.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Ilustrasi galaksi. (pixabay/theartofsounds2001)
Ilustrasi galaksi. (pixabay/theartofsounds2001)

Hitekno.com - Wolf Cukier, remaja 17 tahun asal Scarsdale, New York baru-baru ini membuat prestasi menakjubkan usai sukses temukan planet baru. Menanggapi hal ini, netizen buat berbagai cuitan kocak menanggapinya.

Prestasi membanggakan dari Wolf Cukier ini ia dapatkan usai tiga hari magang di NASA. Tugas utamanya adalah untuk menguji variasi dalam kecerahan bintang yang ditangkap oleh Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS).

Tugas Wolf Cukier disebut-sebut sebagai proyek ilmu penegtahuan warga Planet Hunters yang memungkinkan ilmuwan menemukan planet baru di galaksi.

Hanya dalam waktu magang tiga hari, remaja 17 tahun ini sukses menemukan sebuah planet baru yang disebut TOI 1338 b. Planet biner ini diketahui mengorbit dua bintang sekaligus.

NASA menyebut bahwa planet temuan Wolf Cukier ini berada di 1.300 tahun cahaya dan di konstelasi Pictor. Nampak dua bintang yang saling mengorbit setiap 15 hari di lokasi yang sama.

Logo NASA. (Shutterstock)
Logo NASA. (Shutterstock)

 

Salah satu dari dua bintang ini memiliki 10 persen lebih masif dari Matahari, sementara yang lainnya lebih dingin dan hanya sepertiga massa Matahari.

Apa yang dilakukan remaja 17 tahun ini rupanya memicu berbagai komentar netizen. Banyak yang lalu membuat cuitan kocak menanggapi hal ini.

"Aku magang di perusahaan manufaktur pesawat milik Indonesia, 3 hari pertama disuruh bikin kopi susu" tulis @wikurizky.

Ilustrasi planet bumi/Pixabay
Ilustrasi planet. (Pixabay)

 

"Gue 3 hari pertama magang disuruh angkat galon" komentar netizen dengan akun @Baroindra.

"Ya Allah, aku magang aja cuman nambah skill bisa fotokopian doang" ungkap akun @FIRSTcindykia.

Prestasi Wolf Cukier ini cukup menarik pasalnya NASA mengkonfirmasi bahwa hal ini sangat sulit dideteksi karena dapat membingungkan. Beruntung saat Wolf Cukier justru berhasil menemukannya.

Berita Terkait