Sains

Sempat Heboh di Facebook, Serbuan ke Area 51 Cuma Diikuti 200 Orang

Lebih dari 2 juta orang mengaku akan mengikuti acara Storm Area 51 yang digelar pada Jumat malam.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi jalan menuju daerah terlarang, Area 51. (Pixabay/ Martin Str)
Ilustrasi jalan menuju daerah terlarang, Area 51. (Pixabay/ Martin Str)

Hitekno.com - Sebelumnya sempat heboh di media sosial adanya ajakan untuk menyerbu area 51. Event yang diberinama Storm Area 51 sempat menggegerkan media sosial dan viral di Facebook.

Berawal dari kecurigaan dan keinginan untuk membuktikan ada tidaknya alien dan UFO di area rahasia tersebut, maka diselenggarakanlah acara ini.

Namun pada kenyataanya, Storm Area 51 hanya dihadiri oleh 200 orang saja pada Jumat malam (20/9/2019). Padahal sebelumnya jutaan orang bersedia untuk meramaikan acara ini.

Lebih dari 2 juta orang mengaku siap hadir ketika rencana acara itu diumumkan di Facebook sejak Juli lalu. Acara itu sendiri tadinya digelar untuk mencari alien, meski penggagasnya mengaku itu cuma candaan belaka.

Kepolisian Lincoln County yang berjaga-jaga di sekitar Area 51, salah satu pangkalan Angkatan Udara Amerika Serikat yang sering dituding sebagai tempat alien serta UFO disembunyikan, mengatakan hanya sekitar 200 orang yang berkumpul di sekitar tempat itu.

Polisi juga mengaku tidak ada masalah berarti dalam acara itu, meski ada lima orag ditangkap antara lain karena mabuk. Sebagian besar peserta acara itu menghabiska waktu untuk foto-foto.

Ketika acara itu mulai ramai dibahas di media sosial dan media massa, Angkatan Udara AS sempat mengeluarkan peringatan keras bagi warga yang berniat mendekati Area 51.

"Area 51 adalah kawasan latihan tembak terbuka untuk Angkatan Udara AS dan kami meminta siapa pun untuk tidak mencoba masuk ke area tempat latihan angkatan bersenjata Amerika," kata Laura McAndrews juru bicara AU AS.

Ilustrasi Area 51 dari Google Map. (Google Map)
Ilustrasi Area 51 dari Google Map. (Google Map)

 

"Angkatan Udara AS selalu siap untuk melindungi Amerika dan aset-asetnya," lanjut McAndrews pada pertengahan Juli lalu.

Sementara pada 10 September lalu dua warga Belanda, yang salah satunya berprofesi sebagai Youtuber ditangkap karena mendekati Area 51.

Meski demikia mereka mengaku tak berniat menerobos ke area terlarang tersebut dan bukan bagian dari acara Storm Area 51.

Jika sebelumnya ada jutaan orang sepakat untuk menyerbut area tersebut, lalu kemana mereka saat Storm Area 51 ini digelar? Apakah mereka tak berminat lagi dengan alien dan UFO di sana? (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Berita Terkait