Teruntuk Pemburu Alien, Tersedia 1 Petabyte Informasi yang Bisa Diakses

Proyek Breakthrough Listen baru saja membuat satu petabyte (1.000TB) data yang tersedia untuk umum.

Agung Pratnyawan
Jum'at, 21 Juni 2019 | 20:45 WIB
Ilustrasi sinyal misterius dan alien. (Outer Place)

Ilustrasi sinyal misterius dan alien. (Outer Place)

Hitekno.com - Kabar gembira untuk kamu penggemar dan pemburu alien, karena kini ada Proyek Breakthrough Listen yang telah mengumpulkan data dan informasi. Kamu bisa mengaksesnya untuk mendapatkan informasi terkait alien.

Proyek Breakthrough Listen ini berasa dari kelompok pemburu alien. Setidaknya 80 juta pounsterling telah dikucurkan untuk membuat satu petabyte atau seriburu TB data alien.

Baca Juga: - Penampakan Bangunan Aneh Ditemukan di Mars, Markas Alien? - NASA Buat Terjemahan dari Foto Teleskop Hubble, Ada Suara Alien? - Muncul Cahaya Misterius, Pakar UFO Sebutkan Alien Mendarat - Alien Ada di Suatu Tempat, Ini Lima Alasan yang Mendasarinya

Data-data yang tersedia diharapkan dapat membantu anggota masyarakat jika mulai menyisir mencari bukti kehidupan ekstra-terestrial.

Data yang tersedia menggabungkan informasi radio dan teleskop optik.

Sejauh ini, tidak ada pemerintah, akademisi atau organisasi yang menemukan bukti meyakinkan tentang keberadaan ET. Tetapi tim di Breakthrough Listen percaya bahwa kebenaran ada di luar sana.

Dr Danny Price, Breakthrough Listen Project Scientist untuk observatorium Parkes Australia mengatakan bahwa peluncuran data ini adalah tonggak luar biasa bagi tim Breakthrough Listen.

"Kami menjelajahi ribuan jam pengamatan bintang-bintang terdekat, di miliaran saluran frekuensi," katanya seperti dilansir dari Metro.

Ilustrasi ET. [Shutterstock]
Ilustrasi ET. [Shutterstock]

Profesor Stephen Hawking adalah salah satu pendiri Breakthrough Listen dan bekerja di Pusat Pencarian untuk Intelijen Luar Angkasa (SETI) di AS. Proyek itu telah fokus pada pendeteksian tanda-tanda teknologi alien.

Ini adalah sinyal yang menunjukkan penggunaan teknologi yang dibangun oleh alien, seperti teknologi siaran. Namun sejauh ini, pencarian belum menghasilkan apa pun.

"Kami tidak menemukan bukti sinyal buatan dari luar Bumi, tetapi ini tidak berarti tidak ada kehidupan cerdas di luar sana: kami mungkin belum melihat di tempat yang tepat, atau mengintip cukup dalam untuk mendeteksi sinyal yang pingsan," kata Dr. Price.

Itu bukan untuk mengatakan bahwa proyek Breakthrough Listen belum memiliki beberapa temuan penting.

Pada bulan Februari, sebuah sistem yang dibangun oleh proyek ini melihat ledakan radio cepat (FRB) baru yang berasal dari 'repeater' (nama Earthling kami untuk perangkat elektronik yang meningkatkan sinyal) yang disebut FRB 121102 yang berjarak 3 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Ilustrasi alien. (Shutterstock)
Ilustrasi alien. (Shutterstock)

Biasanya, FRB terlihat selama 'ledakan' tunggal yang terjadi sekali saja. Tetapi repeater yang disebut FRB 121102 adalah satu-satunya sumber dari beberapa semburan berulang yang saat ini kita ketahui.

"Faktanya, kami mengambil 21 dari wilayah angkasa ini pada tahun 2017. Para ilmuwan tidak dapat menjelaskan asal-usul semburan radio cepat, tetapi telah menyarankan mereka dihasilkan oleh bintang-bintang neutron, lubang hitam supermasif atau berpotensi teknologi yang dibangun oleh peradaban alien canggih," ujarnya.

Data Breakthrough Listen disimpan dalam format teknis yang memerlukan perangkat lunak khusus untuk dianalisis, dan ukuran file bisa beberapa gigabyte. 

Jika kamu menganggap diri kamu sebagai pemburu alien, kamu dapat menemukan semua data dari proyek Breakthrough Listen. (Suara.com/ Dythia Novianty).

Berita Terkait

TERKINI

Langkah ini akan ditempuh untuk mengurangi adanya korban jiwa dari aparat saat ada tindak kejahatan.
sains | 20:00 WIB
Serangan ini membuat instansi terkait terpaksa mengandalkan generator diesel.
sains | 19:42 WIB
Studi baru menunjukkan bahwa ada metode baru untuk merawat kanker ginjal.
sains | 19:27 WIB
Bukan sekadar bikin jenazah awet, ilmuwan percaya bahwa ada tujuan tersembunyi di balik mumifikasi.
sains | 19:22 WIB
Merasa susah bangun pagi dan sulit fokus? Ternyata ini pemicunya.
sains | 13:36 WIB
Badan antariksa China berencana untuk membuat pangkalan permanen di Bulan.
sains | 10:37 WIB
Dengan berlangganan, fitur peningkatan performa pada mobil ini akan di-unlock.
sains | 09:50 WIB
Benarkah pencemaran lingkungan global membuat lapisan es di Greenland makin gelap?
sains | 18:48 WIB
Roket ini bakal dipakai untuk menjelajah angkasa.
sains | 18:14 WIB
Saingi kemampuan mobil Tesla yang bisa dipakai ngegame, ini terobosan duet Sony dan Honda.
sains | 18:09 WIB
Speaker ini cuma sebesar paspor, ubah sandaran jadi piranti audio.
sains | 17:40 WIB
BMKG mencatat gempa Cianjursebelumnya pernah terjadi pada tahun 2000, dan sebelum itu juga pernah terjadi pada 1982.
sains | 16:15 WIB
Angkatan bersenjata yang difokuskan untuk pertahanan antariksa ini membuat unit baru di Indo-Pasifik. Apa tujuannya?
sains | 13:49 WIB
Kelak durasi tinggal di bulan bisa makin lama.
sains | 19:28 WIB
Mesir mulai beralih ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan nan rendah karbon.
sains | 17:06 WIB
Isu perlindungan terhadap iklim membuat Jerman kini berpotensi alami masalah stok pangan hewani.
sains | 16:44 WIB
Deretan negara ini memimpin dalam urusan inflasi tahunan, siapa saja?
sains | 16:12 WIB
Disampaikan BMKG, kalau Gempa Sukabumi hari iniadalah gempa dangkal yang dipicu dari Sesar Cimandiri.
sains | 16:09 WIB
Tampilkan lebih banyak