Ilmuwan: UFO Itu Nyata, tapi Bukan Kendaraan Alien

Ilmuwan ini berpendapat berbeda mengenai UFO yang dilihat oleh pilot militer AS.

Vika Widiastuti | Rezza Dwi Rachmanta
Minggu, 02 Juni 2019 | 21:30 WIB
Ilustrasi UFO (Pixabay)

Ilustrasi UFO (Pixabay)

Hitekno.com - Dalam sebuah video terbaru yang diumumkan pada akhir Mei 2019 sempat menggemparkan publik. Bagaimana tidak, pilot Angkatan Laut AS (U. S. Navy) mengaku bahwa mereka pernah melihat UFO di radar pesawat jet tempur.

Banyak yang menghubungkan UFO (Unidentified Flying Object) dengan kendaraan yang digunakan oleh alien.

Baca Juga: - Pilot Angkatan Laut AS Mengaku Melihat UFO, Ini Pernyataannya - Mengenal Awan Lenticular yang Mirip UFO di Puncak Gunung Lawu - CCTV Polisi Tangkap Penampakan Cahaya Misterius Bulat Mirip UFO - Muncul Cahaya Misterius, Pakar UFO Sebutkan Alien Mendarat - Cahaya Aneh Terekam Saat Astronot Memfoto dari Luar Angkasa, UFO?

Namun ternyata, terdapat salah satu ilmuwan yang tidak setuju bahwa UFO yang dilihat oleh pilot Angkatan Laut AS adalah kendaraan alien.

Sebelumnya, seorang pilot Angkatan Laut AS melaporkan bahwa ia hampir bertabrakan dengan UFO saat melakukan penerbangan di atas Pantai Virginia pada tahun 2014.

Tak hanya satu, namun terdapat beberapa laporan UFO yang terlihat oleh pilot Angkatan Laut di atas kawasan Pantai Timur antara musim panas 2014 dan awal 2015.

Insiden-insiden itu dilaporkan ke dalam program AATIP (Advanced Aerospace Threat Identification Program) milik Pentagon yang dirilis pada Desember 2017.

Ilustrasi UFO yang terlihat di radar pesawat jet tempur. (YouTube/ History)
Ilustrasi UFO yang terlihat di radar pesawat jet tempur. (YouTube/ History)

Akhir Mei 2019, penampakan UFO tersebut semakin gempar karena dituangkan dalam film dokumenter oleh The History Channel.

Salah satu ilmuwan sekaligus seorang astronom senior di Institut SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence), Seth Shostak, mempunyai pendapat yang berbeda.

Dia menunjukkan bahwa penampakan yang terjadi hampir mirip dengan penampakan di tahun 2004.

Karena ditemukan di wilayah pantai pesisir Amerika Serikat, Seth Shostak memiliki pendapat yang berbeda.

Wilayah pesisir adalah tempat di mana kita mungkin bisa menemukan pesawat pengintai canggih milik negara saingan.

Serangan atau pengintaian di atas benua Amerika akan lebih berisiko dan mudah dideteksi.

Seth Shostak juga mencatat bahwa penampakan UFO terjadi setelah sistem radar mereka dilakukan pembaruan atau update system.

Detail yang seperti UFO itu bisa saja merupakan sebuah "bug" yang terjadi di software radar mereka.

"Seperti yang telah diketahui oleh siapa pun yang menggunakan produk Microsoft, setiap kali kita meningkatkan pembaruan biasanya selalu ada bug atau masalah yang terjadi," kata Shostak dikutip dari Space.

Jadi, UFO yang dilihat oleh radar itu bisa jadi adalah hal yang nyata (pesawat asing milik negara saingan).

Ilmuwan itu juga menambahkan bahwa alien sebenarnya memang ada dan mereka berada pada suatu tempat di Tata Surya.

Apabila manusia sudah mampu melintasi zona antar bintang, ilmuwan yakin bahwa UFO beserta alien yang mengendarainya akan benar-benar terungkap.

Berita Terkait

TERKINI

Biar makin tahu, simak sederet fakta unik terkait pembelahan sel, kali aja butuh contekan ujian.
sains | 11:13 WIB
Gempa ini juga terasa sampai Yogyakarta.
sains | 20:44 WIB
BMKG sering menampilkan skala MMI pada peringatan saat gempa terjadi.
sains | 18:27 WIB
Ada tujuh fasilitas nuklir di Cianjur yang dipastikan dalam kondisi aman saat ini.
sains | 11:13 WIB
Traktor tersebut dapat mengumpulkan dan menganalisis data tanaman setiap hari dan dapat memproses data dari alat saat ini dan generasi berikutnya yang dilengkapi dengan sensor dan pencitraan
sains | 21:01 WIB
Fosil ini diduga merupakan spesies lain yang berhubungan dengan Tyrannosaurus rex.
sains | 20:36 WIB
Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat sedang merancang sistem peringatan dini serangan, tapi bukan untuk mewaspadai alien. Lantas siapa yang diwaspadai?
sains | 20:26 WIB
Banyak hujan meteor yang akan meramaikan Desember 2022, juga ada beberapa fenomena langit lainnya.
sains | 09:47 WIB
Ilmuwan temukan cara untuk memprediksi stroke dan serangan jantung, AI dan sinar X jadi solusi.
sains | 00:21 WIB
Virus zombie yang selama ini terperangkap ini ditemukan oleh para ilmuwan di lapisan tanah yang membeku atau permafrost yang terdapa di Siberia, Rusia.
sains | 13:54 WIB
Canggih, Honda dan sejumlah pabrikan mobil lain mulai kembangkan kendaraan dengan jenis bahan bakar baru.
sains | 13:52 WIB
Gunung terbesar ini meletus akhir pekan lalu (27/11/2022). Berikut fakta uniknya.
sains | 20:23 WIB
BMKG menjelaskan kalau angin laut telah mendorong ikan kecil tersebut mengikuti arus hingga terdampar di pesisir pantai.
sains | 14:25 WIB
Perusahaan pertambangan Afrika Selatan, memperoleh kendali atas Keliber, produsen bahan kimia baterai Finlandia, dengan mengakuisisi sekitar 55% sahamnya
sains | 20:53 WIB
Collider ini membantu para ilmuwan untuk menemukan keberadaan partikel elementer Boson Higgs.
sains | 20:10 WIB
Selama ini peternakan dituding sebagai salah satu sumber polusi, khususnya peternakan sapi.
sains | 17:44 WIB
Ini adalah bukti sahih bahwa minuman beralkohol bisa menurunkan kecerdasan.
sains | 16:12 WIB
Pelaku diduga adalah anak bungsu, yang nekat memberikan racun ke minuman keluarganya.
sains | 14:47 WIB
Tampilkan lebih banyak