Sains

Sadis, Ini 5 Metode Pengobatan Kuno yang Pernah Dilakukan

Nomor 2 paling mengerikan.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Ilustrasi. (pixabay/DarkoStojanovic)
Ilustrasi. (pixabay/DarkoStojanovic)

Hitekno.com - Ilmu kesehatan memang sudah ada jauh sebelum berbagai teknologi modern ada dan berkembang seperti sekarang ini. Jauh sebelum teknologi canggih itu ada, beberapa metode pengobatan kuno ini dilakukan untuk menangani siapa saja yang kesakitan.

Mengingat zaman dulu sangat jauh dari kata modern, tidak kaget jika beberapa hal tentang dunia kesehatan begitu terbatas. Dari ilmu pengetahuan hingga alat pendukung.

Karena keterbatasan tersebut, manusia kuno mulai nekat menciptakan beberapa sistem pengobatan kuno yang terbilang sangat mengerikan dan jauh dari kata manusiawi.

Berikut beberapa di antaranya yang sudah tim HiTekno.com rangkum untuk kamu. Semoga tidak ada yang tiba-tiba merasa ngeri dengan isi daftar di bawah ini ya.

1. Merkuri

Ilustrasi Merkuri. (Wikipedia Commons)
Ilustrasi Merkuri. (Wikipedia Commons)

 

Merkuri atau air raksa biasanya kamu temukan di laboratorium dan digunakan untuk penelitian yang dilakukan oleh para ahli. Jika merkuri ini masuk ke dalam tubuh, siap-siap diserang kematian.

Namun, pada abad ke-2 para tabib di Tiongkok percaya jika merkuri dapat digunakan untuk memperpanjang umur manusia.

Sejarah pengobatan kuno ini terungkap dari jenazah kaisar Tiongkok Qing Shi Huang yang meninggal setelah menelan beberapa pil merkuri racikan tabibnya. Tidak hidup abadi, kaisar Tiongkok ini malah tewas dalam sekejap.

2. Melubangi Tengkorak Kepala

Ilustrasi. (unsplash/Annblack)
Ilustrasi. (unsplash/Annblack)

 

Masyarakat Eropa kuno punya cara ekstrim untuk mengatasi sakit kepala, epilepsi, dan beberapa gangguan psikologis.

Cara ekstrim ini dilakukan dengan cara melubangi tengkorak kepala penderita atau trepanasi. Metode ekstrim ini rupanya sudah ada sejak zaman purba kala, yaitu pada zaman Neolitikum.

Entah bagaimana caranya, namun sejarah mencatat bahwa metode pengobatan kuno ini mampu mengatasi penyakit yang berkaitan dengan otak dan kepala manusia ini.

3. Bisa ular dan tanaman beracun

Tanaman pengusir racun. (Youtube)
Ilustrasi tanaman. (YouTube)

 

Bisa ular dan tanaman beracun sudah pasti adalah deretan hal yang siap mengancam nyawa dalam sekejap jika langsung masuk ke dalam tubuh manusia.

Kedua hal yang mematikan ini pernah dijadikan sebagai antibiotik untuk pengobatan kuno lho. Bisa ular diketahui mengandung disintegrins sebagai protein kecil yang digunakan untuk pengobatan pada zaman Mesir Kuno.

Selain menggunakan bisa ular, penduduk Mesir Kuno juga menggunakan tumbuhan seperti ganja, opium, dan henbane untuk dijadikan sebagai obat.

4. Pembuangan darah

Ilustrasi. (Pixabay/JuralMin)
Ilustrasi. (Pixabay/JuralMin)

 

Metode pengobatan kuno dengan cara pembuangan darah adalah salah satu yang paling populer di India. Buktinya bahkan tercatat dalam dokumen media Yunani dan Mesir.

Pembuangan darah dilakukan karena banyak yang percaya dapat membuang berbagai penyakit yang tercampur dalam darah manusia.

Metode ini populer hingga abad ke-19 sebelum diketahui bahwa ternyata metode ini sangat berbahaya untuk siapa pun yang mencobanya.

5. Picu buang air besar dengan tembakau

Xiaomi Smart Toilet Youth Edition (sumber foto: youpin.mi.com)
Ilustrasi. (Youpin.mi.com)

 

Enema adalah cara untuk membersihkan usus dengan cara memasukan cairan ke dalam tubuh melalui anus. Metode ini digunakan untuk merangsang buang air besar dan mempersiapkan usus untuk operasi.

Para ahli medis kuno melakukan enema dengan menggunakan asap tembakau yang terinspirasi dari suku Indian di Amerika Selatan.

Setelah dilakukan penelitian, ternyata asap tembakau memberikan efek buruk pada tubuh manusia karena kandungan nikotin yang sangat beracun.

Itu tadi deretan pengobatan kuno yang mengerikan dan pernah dilakukan oleh para ahli medis di masa lampau. Beruntung hidup di zaman modern ya, tubuhmu terhindar dari pengobatan medis esktrim di atas.

Berita Terkait