Seorang siswa menunjukkan ukuran semangka yang sangat tipis pada menu MBG. (Instagram)
Hitekno.com - Semangka setipis tisu di Program Makan Gratis menjadi simbol ironi dari program ambisius pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di tengah kucuran anggaran yang mencapai puluhan triliun rupiah, sebuah video singkat yang beredar di media sosial justru memperlihatkan kenyataan pahit: anak sekolah hanya mendapat potongan semangka tipis nyaris transparan, bak selembar tisu.
Video berdurasi 19 detik itu diunggah oleh akun Instagram @folkjog dan langsung menyulut tawa getir publik.
Dalam rekaman tersebut, seorang siswi meminta temannya menunjukkan potongan semangka yang didapat dari program MBG.
Saat semangka tipis itu diangkat, seisi kelas pun tertawa bukan karena bahagia, melainkan karena saking tidak masuk akalnya menu yang mereka terima.
Selain potongan semangka super tipis, kamera juga menyorot isi nampan makan siang anak-anak: sepiring nasi, tumis tempe, suwiran daging yang porsinya minim, serta lalapan berupa ketimun dan selada.
Namun, yang paling mencuri perhatian tetap si “semangka tisu” yang viral di jagat maya.
Video tersebut kini sudah dikomentari lebih dari 18 ribu kali.
Warganet ramai-ramai meluapkan kekecewaan mereka terhadap kualitas makanan MBG yang dinilai jauh dari kata bergizi.
Dengan anggaran fantastis, publik heran mengapa menu yang tersaji justru terlihat seadanya, bahkan memalukan.
Baca Juga: Duel Tablet Premium: Xiaomi Pad 7 Ultra Lawan Galaxy Tab S10 Ultra
Komentar pedas pun membanjiri unggahan itu.
“Pak mending dikasih uangnya aja deh pak.. kalo memang anggarannya 10 ribu per porsi tinggal dikalikan aja sebulan, terus kasih aja sama ortunya. Lebih bermanfaat," tulis @shell********.
“Lauknya 80% ga cocok untuk anak sekolah, rasanya ngawur, banyak terbuang mubazir. Anak SD dikasih tahu tempe ungkep, ketoprak, terong, buah juga sudah bau. Ampun menyedihkan sekali mubazir. Alangkah baiknya diganti roti, susu, buah yang awet atau sejenisnya kalau memang tidak mau bagiin dalam bentuk uang,” tulis @rynn********.
“Duitnya jelas di korup," sindir @sandiw*********.
"Ini namanya penghinaan terhadap rakyat. Kaya makanan penjara,” sarkas akun @rud**** dengan nada getir.
“Untungnya sangat luar biasa. Mending beli nasi bungkus aja, jelas harganya," lanjut @n_nta****.
Fenomena “semangka setipis tisu” ini bukan sekadar guyonan semata, melainkan sinyal bahwa ada yang salah dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis.
Publik menilai uang rakyat yang jumlahnya sangat besar tidak boleh disalurkan sembarangan tanpa pengawasan dan transparansi.
Kini, insiden ini menjadi sorotan nasional sekaligus tamparan keras bagi pemerintah.
Jika program MBG bertujuan menyehatkan anak bangsa, maka kualitas dan kelayakan gizi harus benar-benar diprioritaskan.
Semangka tipis bak tisu hanyalah potret kecil dari masalah besar yang harus segera dibenahi.
Semangka setipis tisu di Program Makan Gratis seolah menjadi pengingat bahwa program besar dengan anggaran fantastis tak ada artinya jika pelaksanaannya jauh dari harapan.
Publik berhak menuntut transparansi dan perbaikan agar setiap rupiah uang rakyat benar-benar kembali ke rakyat dalam bentuk gizi yang layak, bukan sekadar lelucon pahit di ruang kelas.