Sains

5 Buaya Terbesar di Dunia yang Pernah Terlihat

Salah satu buaya terbesar bernama Gustave, dikabarkan telah membunuh 300 manusia di tepian sungai Ruzizi dan pantai utara Danau Tanganyika.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Sumber: Wereblog
Sumber: Wereblog

Hitekno.com - Akhir-akhir ini kita sering mendengar berita mengenai buaya. Dimulai dari buaya terbesar yang pernah ditangkap di Australia selama 10 tahun terakhir, sampai buaya yang dibantai warga.

Sebanyak 292 buaya dibantai oleh warga Sorong karena salah satu buaya tersebut telah membunuh warganya. Tak hanya itu, sebuah buaya yang berukuran kurang lebih 3 meter juga ditangkap dari sebuah vila baru-baru ini. Beruntung buaya tersebut ditangkap untuk dilepaskan kembali ke alam liar.

Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam tentang buaya, tim HiTekno akan memberikan informasi mengenai deretan buaya terbesar yang pernah ada.

Berikut 5 buaya terbesar yang pernah ditangkap dan dilihat oleh manusia:

1. Kalia (7,01 Meter)

Sumber: Bhitarkanika
Sumber: Bhitarkanika

 

Dikutip dari Ourplnt, Guinness World Record telah menerima klaim bahwa buaya air asin jantan dengan ukuran 23 kaki (7,01 meter) bernama Kalia berbobot seberat 2.000 kg hidup di Taman Bhitarkanika di negara bagian Orissa, India.

Namun Dr Britton selaku peneliti dan seorang ahli buaya mengungkap bahwa pengukuran itu masih bisa diragukan. Dia juga mengungkap bahwa itu bukan perukuran terverifikasi mengingat perkiraan ukuran diambil dari perahu.

Selain itu keterampilan pengamat tidak dapat dibandingkan dengan pengukuran terverifikasi resmi. Estimasi ukuran visual yang diambil dari jarak jauh menambah keraguan terhadap ukuran buaya ini.

Namun jika klaim itu benar, Kalia bisa menjadi buaya terbesar yang pernah tertangkap.

2. Lolong (6,17 meter)

Sumber: 9gag
Sumber: 9gag


Lolong adalah buaya Indo-Pasifik atau air asin (Crocodylus porosus). Seorang ahli buaya membiusnya dan mengukur Lolong di kandangnya pada November 2011. Lolong termasuk buaya terpanjang di dunia yang pernah tertangkap di penangkaran.

Dia memiliki berat sebesar 1.075 kg dan butuh 100 orang untuk membawanya ke penangkaran. Dia diduga memakan seorang nelayan yang hilang di Bunawan.

Selain itu dia merupakan tersangka utama karena memakan seorang gadis berusia 12 tahun yang kepalanya ditemukan 2 tahun sebelumnya.

3. Gustave (6 meter)

Sumber: Ourplnt
Sumber: Ourplnt

 

Gustave diberi nama oleh Patrice Faye, seorang herpetologis yang telah mempelajarinya sejak akhir 1990-an. Dia adalah Buaya jantan besar dari wilayah Burundi.

Hal yang luar biasa adalah Gustave dikabarkan telah membunuh 300 manusia di tepian sungai Ruzizi dan pantai utara Danau Tanganyika.

Pada tahun 2002 dia dinyatakan bisa mencapai ukuran lebih dari 6 meter. Gustave terakhir dilihat pada tahun 2008. National Geographic Channel sampai membuat film dokumenter mengenai Gustave dengan judul “Capturing the Killer Croc”.


4. Bujang Senang (5,88 meter)

Sumber:  Zoocat
Sumber: Zoocat

 

Bujang Senang adalah buaya air asin besar yang hidup di Kalimantan. Menurut penduduk lokal dia merupakan seorang pemakan manusia. Beberapa orang bahkan mengklaim buaya ini telah ada dan menjadi predator pembunuh selama 30 tahun.

Ukuran awalnya diperkirakan mencapai 7,62 meter. Setelah ditangkap dan dibunuh pada 20 Mei 1992, ternyata perkiraan ukuran sebelumnya salah. Bangkainya diukur dan memiliki panjang 19 kaki 3 inci (5,88 meter) dengan berat 1 ton.

5. Brutus (5,6 meter)

Sumber: Ourplnt
Sumber: Ourplnt


Brutus merupakan seekor buaya raksasa yang hidup di Sungai Adelaide Australia. Buaya air asin ini termasuk obyek wisata yang dilindungi oleh pemerintah setempat.

Brutus hanya memiliki 3 anggota badan karena kaki depannya telah hilang. Brutus dikabarkan berkelahi dengan hiu banteng di muara sungai sehingga kaki depannya depan.

Banyak orang bertanya-tanya seberapa besar hiu banteng  tersebut. Ukurannya sudah diteliti dan diperkiran mencapai 18 kaki 4 inci (5,6 meter) serta beratnya satu ton.

Itu tadi 5 buaya terbesar yang pernah ditangkap. Mana yang paling serem?

Berita Terkait